UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA L ) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR HIPERURISEMIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA L ) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR HIPERURISEMIA


Pengarang

Tiara Nanda Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1407101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gout merupakan penyakit gangguan metabolik yang berhubungan dengan hiperurisemia. Allopurinol menjadi salah satu pilihan obat yang sering digunakan untuk mengobati penyakit gout. Namun penggunaan jangka panjang allopurinol dapat menimbulkan efek samping. Penelitian ini dilakukan untuk mencari obat alternatif lain yang dapat menurunkan kadar asam urat dengan efek samping minimal. Buah pare (Momordica charantia L) merupakan tanaman obat-obatan multipotensi yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan buah pare dalam menurunkan kadar asam urat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik pretest postest group design dengan rancangan acak sederhana 5 perlakuan dan 6 ulangan yaitu Kontrol negatif/A1 (Carboxy Methyl Cellulose 1%), kontrol postitif/A2 (Allopurinol 5,4mg/200gBB), Ekstrak pare dosis 1/A3 (200mg/200gBB), dosis 2/A4 (400mg/200gBB) dan dosis 3/A5 (800mg/200gBB). Hewan coba yang digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan strain wistar. Kadar asam urat diukur pada hari ke-7(based line), hari ke-15 (pretest) dan hari ke-23 (postest). Berdasarkan hasil uji fitokimia, buah pare mengandung senyawa flavonoid, saponin, terpenoid dan fenolik (kumarin, tanin dan glikosida) yang berperan sebagai xantine oksidase inhibitor (XOI) dalam proses penghambatan pembentukan asam urat. Rata-rata selisih penurunan pretest postest pada perlakuan A1=0,783, A2=6,433, A3=4,067, A4=4,3 dan A5=4,717. Hasil uji statistik dengan One way ANOVA didapatkan bahwa p-value < 0,05 yaitu 0,000 dan F hitung sebesar 13,677 menunjukkan adanya penurunan kadar asam urat yang bermakna pada kelompok perlakuan dengan rata- rata selisih penurunan keseluruhan yaitu 4,06.
Kata kunci : Ekstrak buah pare, Asam urat, Rattus norvegicus jantan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK