<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="36799">
 <titleInfo>
  <title>COPING MANAGEMENT KELUARGA DALAM MASA BENCANA (STUDI FENOMENOLOGI PADA KELUARGA KORBAN BENCANA GEMPA PIDIE JAYA 2016)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AL KAUTSAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Tiga tahapan bencana yang terjadi di Gampong Kota Meureudu berdampak terhadap masyarakat. Masyarakat Kota Meureudu mengalami kerugian yang sangat banyak seperti korban jiwa, harta benda dan sumber pendapatan. Trauma akibat bencana juga mempengaruhi masyarakat Kota Meureudu.&#13;
Sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga adalah penerima dampak bencana paling besar dibandingkan unsur lainnya. Dampak yang diterima berupa adanya perubahan dari struktur, norma dan nilai dalam keluarga. Saat bencana terjadi, setiap individu akan dihadapakan pada situasi chaos. Indvidu secara spontanitas berpikir untuk bertahan hidup dan oleh sebab itu ia terlepas dari struktur dan sistem keluarga dalam kehidupan secara normal.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan keluarga korban bencana gempa Desember 2016 di Desa Kota Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial Himes dan Moore dengan menggunakan model Roller Coaster milik Koss (1946). Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologis dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data  dalam dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Data diperoleh dari 3 kepala keluarga korban bencana sebagai informan dan 4 orang keyinforman.&#13;
Hasil penelitian menemukan bahwa pengalaman keluarga berbeda-beda dalam mengahadapi bencana. Perubahan yang dialami setiap keluarga disesuaikan dengan kebutuhan keluarga tersebut. Bencana juga berdampak kepada perubahan sumber pendapatan dan mempengaruhi keuangan keluarga.&#13;
Keyword : Bencana, Keluarga, Perubahan</note>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKES - DISASTER SERVICE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>36799</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-02 11:55:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-13 09:07:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>