<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3678">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Perempuan Dalam Meningkatkan Keterwakilan di Lembaga Legislatif (Suatu Studi di Kota Banda Aceh)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sulistiono</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Jumlah perempuan yang begitu besar ternyata belum sebanding dengan angka keterwakilan perempuan di lembaga legislatif. Saat ini keterwakilan perempuan di lembaga legislatif masih sangat rendah. Hal ini mengakibatkan perempuan mengalami diskriminasi dan kepentingan perempuan sering terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi politik perempuan dan strategi perempuan dalam meningkatkan keterwakilan di lembaga legislatif. &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Kota Banda Aceh. Proses pengambilan data dilakukan melalui kajian pustaka, observasi dan wawancara mendalam(indepth interview). Informan dalam penelitian ini berjumlah24 orang yang terdiridari9 orang dari aktivis/lembagaperempuan, 1 orang dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh, 2 orang dari Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Banda Aceh, 1 orang dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, 1 orang dari partai politik, 5 orang dari calon legislatifperempuandan5 orang dari perempuan biasa dengan menggunakan teknik purposive sampling.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pertama, partisipasi perempuan dalam pemilu legislatif meningkat dari 137 orang perempuan pada tahun 2009 menjadi 185 orang calon legislatif perempuan pada pemilu 2014. Kedua, dalam rangka meningkatkan keterwakilan perempuan di lembaga legislatif, lembaga/aktivis perempuan melakukan program berkaitan dengan Pengarus Utamaan Gender (PUG). Program tersebut mencakup pelatihan kepemimpinan perempuan, pelatihan meningkatkan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan, pelatihan public speaking dan workshop pengambilan keputusan bagi perempuan. Para calon legislatif perempuan juga melakukan bermacam usaha yakni dengan jalur pendekatan dengan masyarakat seperti melibatkan diri dalam kegiatan organisasi dan kegiatan lainnya di masyarakat.   &#13;
Kata kunci: Partisipasi Politik, StrategiPerempuan Meningkatkan Keterwakilan di Lembaga Legislatif.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL BAHAVIOR</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WOMENS - POLITICAL ACTIVITY</topic>
 </subject>
 <classification>323</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3678</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-01-22 12:16:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-21 15:28:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>