PENGARUH EKSTRAK DAUN TAPAK KUDA (IPOMEA PES-CAPRAE) SEBAGAI ANTIINFLAMASI NON IMUNOLOGIS PADA KAKI TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN GALUR WISTAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH EKSTRAK DAUN TAPAK KUDA (IPOMEA PES-CAPRAE) SEBAGAI ANTIINFLAMASI NON IMUNOLOGIS PADA KAKI TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN GALUR WISTAR


Pengarang

Nurul Asri Agusdinianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206103010019

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Agusdinianti, N. A. 2017. Pengaruh Ekstrak Daun Tapak Kuda (Ipomea Pes-Caprae) Sebagai Antiinflamasi Non Imunologis Kaki Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan Galur Wistar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1) Dr. Safrida, S.Pd., M.Si (2) Dr. Hasanuddin, M.Si

Kata Kunci: daun tapak kuda, antiinflamasi, tikus putih

Sebagian besar obat tradisional Indonesia belum dikaji secara ilmiah khasiatnya. Pembuktian manfaat obat tradisional melalui uji klinik yang didukung dengan penelitian imunologis, baik melalui penilaian kualitatif maupun kuantitatif, perlu digalakkan. Salah satu tumbuhan di Indonesia yang berpotensi sebagai obat herbal tradisional untuk mengatasi inflamasi adalah tapak kuda.Tumbuhan ini memiliki banyak khasiat farmakologi seperti antioksidan, analgesik, serta antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun tapak kuda terhadap penurunan edema kaki tikus putih, dan untuk mengetahui kadar penurunan jumlah leukosit pada kaki tikus putih yang diinduksi larutan putih telur 5%. Penelitian ini merupakan metode eksperimental dengan menggunakan polaRancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan yaitu kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak daun tapak kuda dosis 500 mg/KgBB, 300 mg/KgBB, dan 100 mg/KgBB. Objekpenelitian yang digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar. Data yang diperoleh dari pengukuran volume telapak kaki dan gambaran leukosit tikus diuji secara statistik dengan uji ANOVA satu arah dengan taraf kepercayaan 99% untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan bermakna, dan dilakukan uji lanjut dengan mengunakan uji Duncan’s.Hasil uji Anova terhadap nilai Area Under the Curve (AUC) rata-rata edema diperoleh nilai Fhitung> Ftabel, 21,46 > 4,79 pada taraf ? = 0,01. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun tapak kuda berpengaruh terhadap penurunan volume edema kaki tikus putih dan juga berpengaruh terhadap kadar penurunan jumlah leukosit pada kaki tikus putih.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK