Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
MODEL PEMILIHAN MODA ANGKUTAN LAUT DENGAN MENGGUNAKAN KMP. BRR DAN KM. EXPRESS BAHARI (RUTE PELABUHAN ULEE LHEU – PELABUHAN BALOHAN DAN SEBALIKNYA).
Pengarang
Mahlil Nursyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200060088
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
629.048
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pulau Sabang adalah salah satu dari beberapa kawasan yang berpotensi untuk diolah menjadi lahan devisa bagi pendapatan daerah dan nasional, yang akan menjadi alternatif lainnya dari objek wisata yang ada di Provinsi Aceh. Kota Sabang sangat banyak mengalami perubahan pada setiap tahunnya, akomodasi maupun jumlah wisatawan yang berkunjung. Jumlah wisatawan baik Domestik maupun Asing sejak tahun 2011 hingga tahun 2015 terus meningkat. Pada tahun 2014 jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 299.881, sedangkan pada tahun 2015 jumlah wisatawan mencapai 366.195 wisatawan. Mengingat jumlah wisatawan makin bertambah setiap tahunnya maka penyedia sarana transportasi laut menuju Sabang dikelola oleh pemerintah (KMP. BRR) dan perusahaan swasta (KM. Express Bahari), masing-masing memiliki karakteristik dalam hal jasa yang ditawarkan kepada calon penumpang. Untuk itu dalam penelitian ini ingin diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan moda angkutan laut, model yang akan digunakan bentuk transformasi matematis yang biasanya disebut Model Binomial Logit. Model ini dengan menggunakan variabel (y) adalah moda kapal dan variabel (x) sebanyak 6 variabel, yaitu (x2) Umur, (x3) Pekerjaan, (x5) Penghasilan, (x6) Tujuan, (x7) Alasan Pemilihan Moda, (x8) Jadwal Dipilih. Probabilitas yang dihasilkan adalah 53% kapal lambat dan 47% kapal cepat untuk lokasi di pelabuhan Banda Aceh, sedangkan dari pelabuhan Sabang adalah 52% kapal lambat dan 48% kapal cepat.
Tidak Tersedia Deskripsi
PELAKSANAAN PEMENUHAN HAK PENUMPANG KAPAL LAUT ATAS ALAT-ALAT KESELAMATAN (SUATU PENELITIAN DI PELABUHAN RUTE ULEE LHEU-BALOHAN) (M Vitra Lesmana, 2017)
MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ONLINE DAN BUS TRANS KOETARADJA DENGAN METODE STATED PREFERENCE (Sawal Suganda, 2022)
MODEL PEMILIHAN MODA ANGKUTAN LAUT DENGAN MENGGUNAKAN KMP. BRR DAN KM. EXPRESS BAHARI (RUTE PELABUHAN ULEE LHEU – PELABUHAN BALOHAN DAN SEBALIKNYA). (Mahlil Nursyah, 2017)
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PADA PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE LHEUE MENGGUNAKAN MODEL LOGIT BINER (Muhammad Aufar, 2022)
PELABUHAN KAPAL PENUMPANG DI ULELE-LHEU (Ayuza Jria Puspita, 2024)