<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="36715">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PEMILIHAN MODA ANGKUTAN LAUT DENGAN MENGGUNAKAN KMP. BRR DAN KM. EXPRESS BAHARI (RUTE PELABUHAN ULEE LHEU – PELABUHAN BALOHAN DAN SEBALIKNYA).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahlil Nursyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pulau Sabang adalah salah satu dari beberapa kawasan yang berpotensi untuk diolah menjadi lahan devisa bagi pendapatan daerah dan nasional, yang akan menjadi alternatif lainnya dari objek wisata yang ada di Provinsi Aceh. Kota Sabang sangat banyak mengalami perubahan pada setiap tahunnya, akomodasi maupun jumlah wisatawan yang berkunjung. Jumlah wisatawan baik Domestik maupun Asing sejak tahun 2011 hingga tahun 2015 terus meningkat. Pada tahun 2014 jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 299.881, sedangkan pada tahun 2015 jumlah wisatawan mencapai 366.195 wisatawan. Mengingat jumlah wisatawan makin bertambah setiap tahunnya maka penyedia sarana transportasi laut menuju Sabang dikelola oleh pemerintah (KMP. BRR) dan perusahaan swasta (KM. Express Bahari), masing-masing memiliki karakteristik dalam hal jasa yang ditawarkan kepada calon penumpang. Untuk itu dalam penelitian ini ingin diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan moda angkutan laut, model yang akan digunakan bentuk transformasi matematis yang biasanya disebut Model Binomial Logit. Model ini dengan menggunakan variabel (y) adalah moda kapal dan variabel (x) sebanyak 6 variabel, yaitu (x2) Umur, (x3) Pekerjaan, (x5) Penghasilan, (x6) Tujuan, (x7) Alasan Pemilihan Moda, (x8) Jadwal Dipilih. Probabilitas yang dihasilkan adalah 53% kapal lambat dan 47% kapal cepat untuk lokasi di pelabuhan Banda Aceh, sedangkan dari pelabuhan Sabang adalah 52% kapal lambat dan 48% kapal cepat.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TRANSPORTATION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WATER TRANSPORTATION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>629.048</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>36715</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-29 19:38:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-12 12:31:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>