KAJIAN TEKNIS PENINGKATAN EFISIENSI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK MENCAPAI SASARAN PRODUKSI PADA PENAMBANGAN BATU GAMPING KUARI I OLEH PT MACMAHON INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN TEKNIS PENINGKATAN EFISIENSI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK MENCAPAI SASARAN PRODUKSI PADA PENAMBANGAN BATU GAMPING KUARI I OLEH PT MACMAHON INDONESIA


Pengarang

AMPON CUT - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304108010075

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kegiatan penambangan batu gamping oleh PT Macmahon Indonesia yang berlokasi di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, menggunakan sistem tambang quarry untuk bahan galian industry yang menggunakan metode konvensional. Setelah kegiatan pembersihan dan pengupasan tanah penutup pucuk maka kegiatan penambangan dilanjutkan dengan peledakan (blasting), pemuatan dan pengangkutan batu gamping ke dump hopper dari loading point 3 dengan jarak 800m. Terdapat kombinasi alat muat dengan alat angkut yang harus ditingkatkan produksi. Yaitu kombinasi 1 unit wheel loader CAT 992 D dengan 3 unit dump truck CAT 773 B. Rata-rata target produksi yang ditetapkan sebesar 156.000 Ton/bulan., Hal ini dikarenakan masih tingginya faktor hambatan yang menyebabkan rendahnya efisiensi kerja sehingga produksi yang dihasilkan oleh alat muat dan alat angkut belum mampu mencapai target produksi.Untuk meningkatkan produksi alat muat dan alat angkut dilakukan dengan cara menambah curah bucket alat muat dan melakukan pencegahan dan pengurangan terhadap hambatan-hambatan yang terjadi terutama hambatan yang dapat ditekan maka akan dapat meningkatkan waktu kerja efektif, dari peningkatan efisiensi kerja diperoleh efisiensi kerja alat muat yang semula 66,5% meningkat menjadi 77,5% dan efisiensi kerja alat angkut yang semula 65% meningkat menjadi 76,5%. Maka produksi alat muat meningkat dari 87.542 Ton/bulan menjadi 161.668 Ton/bulan. Sedangkan produksi pada alat angkut meningkat dari 125.554 Ton/bulan menjadi 170.465 Ton/bulan.
Kata kunci: Efisiensi, Alat Muat, Alat Angkut, dan Produksi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK