Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH LAMA PENYULINGAN TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK ATSIRI PADA BIJI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT)
Pengarang
Fadillah Ramadhanti Rangkuti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1305106010019
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak: Pala merupakan salah satu tanaman rempah yang menghasilkan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu minyak biji pala. Variasi perlakuan yang digunakan adalah lama penyulingan yaitu 0-3 jam, 3-6 jam, 6-9 jam, 9-12 jam, 12-15 jam, 15-18 jam, 18-21 jam, 21-24 jam, 24-27 jam, dan 27-30 jam. Analisis karakteristik yang dilakukan meliputi rendemen, bobot jenis, indeks bias dan kelarutan dalam alkohol. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapat rendemen minyak pala yang bervariasi, tergantung dari lama penyulingan.Pada jam ke 3 menghasilkan rendemen yang lebih besar dibandingkan dengan jam yang lain, dimana rendemen minyak pala pada jam ke 3 didapat sebesar 5,58 % sedangkan rendemen yang paling rendah terdapat pada jam ke 30 dengan hasil sebesar 0.12%. Berdasarkan hasil perhitungan rendemen kumulatif yang didapat dari range waktu 0-3, 3-6, 6-9, 9-12, 12-15, 15-18, 18-21, 21-24, 24-27, dan 27-30 adalah sebesar 10, 48 %. Nilai bobot jenis minyak pala yang diperoleh dari hasil penyulingan pada jam ke 24 menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan hasil yang lainnya dengan nilai 0,936 dan tidak memenuhi standar SNI. Sedangkan yang paling rendah terdapat pada jam ke 3 dengan nilai 0.872 yang juga tidak sesuai dengan standar SNI. Penyulingan dengan nilai bobot jenis yang sesuai dengan standar SNI terdapat pada jam ke 6 dengan nilai 0,902. Nilai indeks bias yang tinggi didapatkan pada jam ke 12- 15, 18-21, 21-24 dan 24- 27 dengan nilai 1,496 dan memenuhi standar SNI sedangkan pada jam ke 3-6 diperoleh nilai indeks bias sebesar 1,436 dan tidak memenuhi standar SNI. Tingkat kelarutan dalam alkohol 90% minyak pala yang dihasilkan dari 6 jam sampai 30 jam adalah sama, yaitu jernih yang diuji dengan perbandingan 1:3 dan sudah sesuai standar SNI sedangkan pada ke 3 jam hasilnya adalah opalisensi yaitu tidak keruh dan tidak jernih.
Kata Kunci :Pala, Minyak Atsiri, Penyulingan
Tidak Tersedia Deskripsi
UJL AKTIVLTAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSLRI BIJI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) TERHADAP STOPHYLOCOCCUSUS AUREUS SECARA IN VITRO (Arfiska Ridha Fausa, 2023)
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGAL MINYAK ATSIRI BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) TERHADAP JAMUR CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO (T Akmal Kausar, 2015)
ISOLASI TERPANDU KOMPONEN UTAMA MINYAK ATSIRI TANAMAN PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIKANKER (Ratna Maira, 2018)
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGAL MINYAK ATSIRI BUAH PALARN(MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) TERHADAP JAMURRNCANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO (T. Akmal Kausar, 2023)
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK N-HEKSANA TANAMAN PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) (Eralisa, 2017)