ANALISA KINERJA DAN BIAYA TUNDAAN SIMPANG BERSINYAL JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA KINERJA DAN BIAYA TUNDAAN SIMPANG BERSINYAL JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Yenni Afriliya - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0804101010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

629.049

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Persimpangan jalan adalah daerah umum dimana dua jalan atau lebih bergabung,
termasuk jalan dan fasilitas tepi jalan untuk pergerakan lalu lintas di dalamnya.
Meningkatnya volume lalu lintas dari waktu ke waktu menyebabkan sinyal lampu
lalu lintas tidak efektif lagi dalam mengatur simpang sehingga menimbulkan
tundaan dan menurunkan tingkat kinerja persimpangan. Tundaan yang terjadi
menyebabkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) meningkat. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisa tingkat kinerja dan menghitung besarnya
biaya tundaan pada Simpang Jambo Tape Kota Banda Aceh. Biaya tundaan
merupakan tambahan biaya perjalanan yang terjadi sebagai akibat adanya
tambahan waktu perjalanan, yang disebabkan oleh pertambahan volume
kendaraan. Pengolahan data yang telah didapatkan dilakukan dengan
menggunakan metode MKJI untuk menentukan kinerja simpang dan metode
Pacific Consultan International (PCI) untuk menghitung biaya tundaan.
Berdasarkan hasil pengolahan data maka dapat diketahui kinerja simpang
berdasarkan nilai kapasitas, derajat kejenuhan, jumlah kendaraan antri, panjang
antrian dan tundaan. Hasil perhitungan diperoleh pada jam puncak pagi yaitu arus
tertinggi dengan nilai kapasitas untuk pendekat Utara, Timur, Selatan dan Barat
masing-masing adalah 388 smp/jam, 841 smp/jam, 839 smp/jam dan 939
smp/jam. Derajat kejenuhan untuk pendekat Utara, Timur, Selatan dan Barat
masing-masing adalah 0,184, 1,210, 1,700 dan 1,156. Jumlah kendaraan antri
untuk pendekat Utara, Timur, Selatan dan Barat masing-masing adalah 3 smp, 82
smp, 106 smp dan 84 smp. Panjang antrian untuk pendekat Utara, Timur, Selatan
dan Barat masing-masing adalah 20 m, 160 m, 188,24 m dan 152,38 m. Angka
henti untuk pendekat Utara, Timur, Selatan dan Barat masing-masing adalah 0,8
stop/smp, 1,86 stop/smp, 1,72 stop/smp dan 1,79 stop/smp. Tundaan untuk
pendekat Utara, Timur, Selatan dan Barat masing-masing adalah 56,38 detik/smp,
237,98 detik/smp, 243,05 detik/smp dan 217,7 detik/smp. Tundaan rata-rata untuk
seluruh simpang adalah 177,80 detik/smp. Biaya tundaan yang dihabiskan untuk
melewati simpang yang paling tinggi adalah sebesar Rp. 8.701,56 /kend atau
Rp. 14.930.704.286,89 /kend/tahun.
Kata kunci : Tundaan, kinerja simpang, Biaya Operasional Kendaraan, nilai
waktu, biaya tundaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK