<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="36553">
 <titleInfo>
  <title>KAJI KARAKTERISTIK PENUMPUKAN ABU PADA BOILER BERBAHAN BAKAR CAMPURAN SERABUT DAN CANGKANG SAWIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ACHMAD SIDARTA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan bahan bakar biomassa sebagai energi terbarukan akhir-akhir ini semakin meningkat sebagai upaya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Salah satu akibat dari pembakaran biomassa adalah terbentuknya abu yang dapat terdeposit pada bagian-bagian boiler. Kajian ini meninjau tentang karakteristik deposit abu di dinding pipa air pada boiler berbahan bakar campuran serabut kelapa sawit dan cangkang kelapa sawit dengan komposisi 70% dan 30%, pada pembangkit tenaga di pabrik pengolahan kelapa sawit. Abu deposit yang diambil dari boiler diteliti unsur-unsur pembentuknya dengan menggunakan SEM/EDX pada tiga titik dari abu , yaitu pada bagian yang bersentuhan langsung dengan pipa air boiler, bagian dalam/tengah penampang abu dan bagian yang berhubungan langsung dengan ruang bakar. Hasilnya digunakan untuk menghitung kecenderungan penumpukan abu dan slagging indeks dengan persamaan yang disampaikan oleh Erick Raask, dan dianalisa senyawa yang memicu terjadinya penumpukan abu.Hasil kajian menunjukkan bahwa kecendrungan penumpukan abu di dinding pipa adalah lebih besar dengan nilai 2,144 dari pada bagian pertengahan abu dan pinggir abu di bagian ruang bakar dengan nilai 0,614 dan 0,754. Nilai slagging indeks pada abu di dinding pipa air adalah 3,134, pada pertengahan abu adalah 0,124  dan pinggir abu di bagian ruang bakar adalah 0,135.Data ini menyatakan tingkat kemudahan penumpukan abu yang terjadi sangat tinggi pada awal terbentuknya abu di dinding pipa boiler.  Senyawa yang memicu terjadinya penumpukan abu adalah senyawa kalium oksida (K2O) yang dominan terdapat dalamabu dan memiliki titik leleh terendah dari pada senyawa lain yang terdapat pada deposit abu.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BOILERS - STEAM ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIOMASS ENERGY - FUEL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>621.183</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>36553</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-28 10:47:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-01 15:16:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>