IDENTIFIKASI KEMUNGKINAN TERJADINYA RISIKO PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI KEMUNGKINAN TERJADINYA RISIKO PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN ACEH BARAT


Pengarang

Yanang Prastikniya A - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204101010112

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

690

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Terjadinya risiko dalam suatu proyek konstruksi selalu ada, baik itu yang berkaitan dengan faktor internal maupun eksternal. Risiko internal adalah risiko yang berasal dari dalam perusahaan dan merupakan kendali perusahaan sepenuhnya. Sedangkan risiko eksternal adalah risiko yang berasal dari luar perusahaan dan risiko tersebut berada diluar kendali manajer proyek dan mempunyai efek yang negatif terhadap pencapaian dalam suatu proyek konstruksi. Kabupaten Aceh Barat mengalami beberapa periode yaitu konflik bersenjata, serta bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda daerah tersebut. Kota Meulaboh merupakan daerah terparah yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004 silam. Berdasarkan latar belakang di atas, maka pokok permasalahan dalam penulisan ini adalah apa saja faktor dan variabel risiko yang dominan terjadi pada proyek konstruksi di Aceh Barat selama tiga periode yang pernah terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel risiko yang dominan terjadi pada perusaahan penyedia jasa konstruksi yang telah melalui tiga periode. Penelitian dilakukan pada penyedia jasa (kontraktor) kualifikasi kecil dan menengah di Kabupaten Aceh Barat yang sudah berdiri sebelum tahun 2005 dengan jumlah penyedia jasa sebanyak 43 perusahaan dari 73 populasi kontraktor kualifikasi kecil dan menengah. Pengujian instrumen dilakukan dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas, dimana dalam pengujian tersebut menunjukkan bahwa kuesioner valid dan reliabel. Hasil penelitian yang diperoleh dari 43 responden menunjukkan bahwa variabel peperangan (H4) dari aspek sosial politik, dan kenaikan harga material (A1) dari aspek material merupakan risiko yang dominan terjadi pada masa konflik. Sementara variabel masalah sosial (lingkungan sekitar) (H1) dari aspek sosial politik merupakan risiko yang dominan terjadi pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi serta pada masa pasca rehabilitasi dan rekonstruksi. Hasil yang didapat dari ANOVA menunjukkan adanya pengaruh variabel-variabel risiko dan 3 periode tinjauan terhadap kemungkinan terjadinya risiko.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK