<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="36444">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KOMUNIKASI MEDIASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK STUDI PADA  SIDANG KOMISI INFORMASI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Akhrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Komisi Informasi merupakan salah alternatif penyelesaian sengketa informasi di &#13;
luar pengadilan. Dalam menangani kasus informasi publik, ada dua pihak yang&#13;
akan disidangkan. Penerapan bentuk komunikasi yang tepat dianggap perlu untuk&#13;
pencapaian tujuan akhir. Tentu saja membutuhkan komunikasi mediasi yang tepat&#13;
agar mendapatkan hasil maksimal sebagaimana diharapkan. Oleh sebab itu maka&#13;
dalam pembahasan ini, difokuskan pada dua rumusan masalah tentang&#13;
implementasi komunikasi mediasi dalam penyelesaian sengketa informasi publik&#13;
pada sidang Komisi Informasi Aceh dan hambatan yang dihadapi dalam&#13;
mengimplementasikan komunikasi mediasi dalam penyelesaian sengketa informasi&#13;
publik pada sidang Komisi Informasi Aceh. Penelitian ini bersifat kualitatif yang&#13;
berbasis penelitian lapangan (Field Research) dengan mewawancari ketua dan&#13;
anggota KIA, pihak pemohon dan pihak termohon dalam sengketa informasi di&#13;
KIA. Selain itu, juga dengan mengumpulkan dokumentasi terkait dengan masalah&#13;
yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi mediasi&#13;
dalam penyelesaian informasi publik oleh para komisioner KIA sudah baik dalam&#13;
memediasi karena menggunakan komunikasi yang mudah dipahami dan tidak&#13;
bertele-tele dalam penjelasannya. Komunikasi yang digunakan oleh pihak KIA&#13;
sudah terstruktur yang tidak melewati batas-batas dari pokok sengketa, atau tidak&#13;
keluar dari kerangka dari format yang sudah ditetapkan. Anggota komisioner ada&#13;
yang sangat tegas dan benar-benar fokus serta tidak hanya sekedar menyelesaikan&#13;
persidangan akan tetapi juga berupaya memberikan edukasi kepada termohon dan&#13;
permohon berupa menjelaskan dengan menggunakan komunikasi yang baik dan&#13;
mudah dimengerti. Beberapa kendala KIA dalam menyelesaikan sengketa&#13;
informasi publik, di antarnya: belum adanya tata cara persidangan jarak jauh, hal ini&#13;
menyebabkan beberapa kasus yang masuk ke KIA, yang seharusnya dapat&#13;
diselenggarakan melalui sidang jarak jauh tetapi tidak dapat dilaksanakan belum&#13;
adanya keputusan, belum ada keputusan dari Komisi Informasi Pusat yang&#13;
mengatur persoalan regulasi, aturan tentang tata cara pemeriksaan setempat atau&#13;
prosedur belum diatur oleh Komisi Informasi Pusat, Komisi Informasi Aceh belum&#13;
memiliki staff ahli atau tenaga ahli, rendahnya pemahaman UU KIP oleh Badan&#13;
Publik, pemahaman ilmu komunikasi masih kurang dan penerapannya juga belum&#13;
berjalan dengan maksimal, dan masih sering terjadinya molor waktu dari jadwal&#13;
yang sudah ditetapkan. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi Mediasi, Sengketa Informasi Publik, dan Komisi &#13;
Informasi Aceh&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDIATION - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>347.09</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>36444</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-21 15:52:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-06 11:54:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>