KEMAMPUAN SISWA MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL LEARNING CYCLE “5E” PADA MATERI BANGUN RUANG DI KELAS VIII SMP PLUS AL-‘ATHIYAH ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEMAMPUAN SISWA MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL LEARNING CYCLE “5E” PADA MATERI BANGUN RUANG DI KELAS VIII SMP PLUS AL-‘ATHIYAH ACEH BESAR


Pengarang

Hasri Zaldi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706103020062

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

372.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemecahan masalah sangat penting dalam pembelajaran matematika. Sementara itu masih banyak siswa di SMP Plus Al-Athiyah yang kesulitan dalam mengkontruksikan dan mengaplikasikan ide-ide dalam matematika. Oleh karena itu, masalah penguasaan siswa dalam melakukan pemecahan masalah perlu dipikirkan penyelesaiannya. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penenlitian dengan fokus masalah adalah bagaimana kemampuan siswa memecahkan masalah matematika melalui model pembelajaran Learning Cycle “5E” pada materi bangun ruang di kelas VIII SMP Plus Al-‘Athiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP Plus Al-Athiyah kelas VIIIB melalui penerapan model Learning Cycle “5E”. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB yang berjumlah 27 siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan metode kuasi eksperimen. Desain yang digunakan adalah one-shot case study design. Kemampuan pemecahan masalah yang diukur dalam penelitian ini meliputi empat indikator, yaitu 1) memahami masalah, 2) merencanakan penyelesaian masalah, 3) menyelesaikan masalah, dan 4) mengiterpretasikan hasil. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara siswa dan tes. Diperoleh hasil penelitian bahwa: 1) pelaksanaan pembelajaran matematika dengan model Learning Cycle “5E” belum dapat mengoptimalkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP Plus Al-Athiyah kelas VIIIB pada materi bangun ruang Prisma dan Limas. 2) Persentase kemampuan pemecahan masalah matematika dapat dilihat dari hasil tes siklus yakni sebesar 38% dengan katagori rendah. Persentase rata-rata tes siswa untuk tiap indikator kemampuan pemecahan masalah belum memenuhi kriteria keberhasilan, yaitu (a) kemampuan mengindentifikasikan masalah sebesar 74%,(b) kemampuan merencanakan penyelesaian masalah 28%, (c) kemampuan menyelesaikan masalah 32%, dan (d) kemampuan menginterpretasikan hasil 38%. Ketuntasan klasikal baru mencapai 26% dari 27 siswa. Persentase aktivitas siswa tergolong aktif karena sebagian besar kategori yang ditetapkan sudah memenuhi kriteria waktu ideal yang ditetapkan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK