PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DOKTER GIGI TERHADAP JENIS PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX (STUDI KASUS: RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DOKTER GIGI TERHADAP JENIS PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX (STUDI KASUS: RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA)


Pengarang

Hasri Ifanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104106010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aktivitas yang dilakukan dokter gigi muda berupa aktivitas kerja fisik dan aktivitas kerja mental. Kedua aktivitas tersebut berdampak pada beban kerja.Beban kerja itu sendiri tergolong ke dalam beban kerja mental dan beban kerja fisik, kedua beban kerja tersebut tidak dapat dipisahkan, namun dapat dibedakan dominasinya. Penelitian ini mengukur tingkat beban kerja mental jenis tindakan medis scalling dan ekstraksi gigi dan faktor dominan yang mempengaruhinya menggunakan metode NASA-TLX, dengan objek penelitiandokter gigi muda di rumah sakit gigi dan mulut Universitas Syiah Kuala sebanyak 35 orang sebagai sampel.Hasil penelitian yang diperolehtingkat beban kerja mental jenis tindakan medis ekstraksi gigi lebih tinggi dibandingkan jenis tindakan medis scallingyaitu sebesar 76.65 dan 66.62 untuk scalling.

Kata Kunci: dokter gigi muda, psikologi industri, kerja mental, NASA-TLX

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK