Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISI KEMIRINGAN JALAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA KEGIATAN PENGUPASAN OVERBURDEN DI PT. MIFA BERSAUDARA, MEULABOH, ACEH BARAT
Pengarang
Tiara Mentari Nafsya - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304108010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kegiatan pertambangan batubara di PT Mifa Bersaudara menerapkan metode tambang terbuka sistem open pit. Dalam operasi pengupasan tanah penutup(overburden), PT Mifa Bersaudara menetapkan targetfuel rasioyaituperbandingan antara penggunaan bahan bakar peralatan mekanis yang berperan dalam proses pemindahan tanah penutup(overburden) dari lokasi pemuatan ke lokasi pembuangan sebesar 0,875 Liter/ Bcm. Namun untuk fuel ratio aktual di bulan Juni dan Juli 2017 lebih besar dari target fuel ratio yang telah ditetapkan oleh perusahaan sebesar 1,4 Liter/ Bcm dan 1,3 Liter/Bcm. Penelitian ini akan difokuskan pada pengaruh kemiringan jalan yang menyebabkan bertambahnya pemakaian bahan bakar.Dari pengamatan dilapangan didapat bahwa semakin besarkemiringan jalan angkut maka semakin besar konsumsi bahan bakar alat angkut. Hal ini disebabkan karena kemampuan rimpull mesin yang terbatas untuk mengatasi tahanan kemiringan (grade resistance). Untuk menghasilkan rimpull yang besar, maka mesin harus bekerja pada gigi rendah dengan RPM yang tinggi.Hasil perhitungan diperolehkemiringan jalan yang paling tinggi terdapat pada jalur LP3-DP2 sebesar 10% dan konsumsi bahan bakar paling tinggi terdapat pada jalur LP3-DP2 untuk alat angkut CAT 773Esebesar 56,5 liter dan CAT 755F sebesar 62,2 liter, serta total konsumsi bahan bakar setelah dilakukan perbaikan kemiringan jalan pada jalur LP3-DP2 segmen B-C sebesar 8% dan C-D sebesar 0,16%(1,14 L/jam dalam keadaan bermuatan) (0,70 L/jam dalam keadaan kosong) untuk CAT 773E, dan (1,14 L/jam dalam keadaan bermuatan) (0,72 L/jam dalam keadaan kosong) untuk CAT 775F.
Kata Kunci : Konsumsi bahan bakar, kemiringan jalan,overburden, fuel ratio, rimpull, tahanan kemiringan,RPM.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KEMIRINGAN JALAN ANGKUT TANAH PENUTUP TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA PIT C PT. MANGGALA USAHA MANUNGGAL JOBSITE PT. BANJARSARI PRIBUMI, KABUPATEN LAHAT, SUMATERA SELATAN (Putra Rezeki, 2019)
EVALUASI BIAYA OPERASIONAL ALAT MEKANIS PADA KEGIATAN PENGUPASAN OVERBURDEN DI PT MIFA BERSAUDARA, ACEH BARAT (Diah Zamalia, 2017)
PENGARUH KONDISI JALAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR ALAT ANGKUT BATUBARA DI PIT 1 DAN PIT 1 UTARA TAMBANG BANKO BARAT (Hardiyanti Miswar, 2018)
PENGARUH KEMIRINGAN JALAN DAN JARAK ANGKUT TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN FUEL RATIO PADA KEGIATAN PENAMBANGAN BATU GAMPING DI QUARRY I PT LAFARGE CEMENT INDONESIA, LHOKNGA, ACEH BESAR (Syawalul Qadri, 2017)
PERBANDINGAN AKURASI PREDIKSI KONSUMSI BAHAN BAKAR DENGAN METODE RANDOM FOREST DAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (M ANUGRAH FIRDAUS SIREGAR, 2024)