<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="36222">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH CAMPURAN BIODIESEL DARI BIJI BINTARO (CERBERA ODOLLAM GAERTN) TERHADAP KINERJA MESIN DIESEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AULIA RIZKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bintaro adalah jenis tanaman yang  hidup di pesisir pantai dan buahnya tidak terpakai karena mengandung racun.  Penelitian ini bertujuan untuk membuat biodiesel dari biji bintaro dan  menguji kinerja prestasi  mesin diesel  menggunakan campuran bahan bakar biodiesel dari biji bintaro  dengan  pertamina dex. Langkah awal dilakukan pembuatan minyak biodiesel dengan beberapa proses pembuatan dan kemudian dilakukan pengujian karakteristik biodiesel sebelum digunakan. Pengujian kinerja  mesin diesel dilakukan pada mesin RUGGERINI HT 51  dengan putaran maksimal 3600 rpm.  Pengujian dilakukan dengan tiga  variasi campuran bahan bakar biodiesel bintaro yaitu B-10, B-20 dan B-30  dan pertamina dex atau B-0 sebagai bahan bakar pembanding untuk mengetahui  daya yang dibangkitkan mesin, konsumsi bahan bakar spesifik dan efisiensi thermal dari mesin diesel ini. Hasil yang diperoleh dari pengujian ini adalah daya yang dibangkitkan oleh bahan bakar B-20 lebih besar dibandingkan dengan ketiga bahan bakar lainnya.  Hasil yang diperoleh dari konsumsi bahan bakar spesifik lebih bervariasi antara semua bahan bakar yang digunakan akan tetapi hasil dari bahan bakar B-10 ada sedikit perbedaan antara yang lainnya, efisiensi thermal tertinggi dari mesin ini adalah dengan menggunakan bahan bakar B-20 yang  diikuti  oleh bahan bakar B-30. Jadi dapat disimpulkan bahwa menggunakan 20%  biodiesel bintaro akan menghasilkan kinerja  mesin diesel yang lebih  tinggi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>DIESEL ENGINES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIODIESEL FUEL</topic>
 </subject>
 <classification>621.436</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>36222</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 18:54:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 10:26:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>