Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI ALIRAN DAYA DENGAN BEBAN TIDAK SEIMBANG PADA SISTEM 150 KV ACEH
Pengarang
Zul Iqbal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1204105010078
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
621.319 2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sistem transmisi merupakan salah satu sistem dalam tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan dan menyuplai listrik dari pembangkit ke sistem distribusi yang pada akhirnya menyuplai beban. Proses penyaluran tersebut kadang mengalami ketidakstabilan. Ketidakstabilan dalam proses penyaluran energi listrik disebabkan oleh beban tidak seimbang. Maka dari itu diperlukan analisa dan simulasi aliran daya dengan beban tidak seimbang. Hal ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai daya aktif dan nilai daya reaktif pada masing-masing phasa pada setiap saluran dan sudut phasa pada setiap gardu induk. Penelitian ini menggunakan simulasi ETAP 12.6.0 dengan beban tidak seimbang pada sistem 150 kV Aceh. Sedangkan untuk perhitungannya menggunakan metode injeksi arus. Berdasarkan hasil simulasi, pembebanan tidak seimbang mengakibatkan perbedaan besar nilai daya aktif, daya reaktif dan tegangan serta sudut phasa pada masing-masing phasa. Nilai daya aktif pada jarak terpanjang yaitu 173 km pada L. Nagan – Sigli, menghasilkan nilai daya aktif pada phasa A sebesar 17.220 MW, phasa B sebesar 17.205 MW serta phasa C sebesar 17.178 MW, sedangkan untuk jarak terpendek yaitu 17.4 km pada L. Lhokseumawe – Arun didapatkan hasil nilai daya aktif pada phasa A sebesar 40.358 MW, phasa B sebesar 40.364 MW serta phasa C sebesar 40.345. Nilai daya reaktif pada jarak terpanjang yaitu 173 km pada L. Nagan – Sigli, menghasilkan nilai daya reaktif pada phasa A sebesar 7.531 Mvar, phasa B sebesar 7.562 Mvar dan phasa C sebesar 7.562 Mvar, sedangkan untuk jarak terpendek yaitu 17.4 km pada L. Lhokseumawe – Arun didapatkan hasil nilai daya reaktif pada phasa A sebesar 5.636 Mvar, phasa B sebesar 5.640 Mvar dan phasa C sebesar 5.670 Mvar. Pada gardu induk Banda Aceh yang merupakan gardu induk yang tegangannya paling rendah yaitu nilai phasa A 139.9 kV dengan sudut 36.9º, phasa B 139.8 kV dengan sudut -83.0º serta phasa C 140.1 kV dengan sudut 157.0º.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISA ALIRAN DAYA DENGAN BEBAN TIDAK SEIMBANG PADA PENYULANG BLANG BINTANG GARDU HUBUNG LAMBARO (Ridha Firdaus, 2024)
PEMAKAIAN TAHANAN PENTANAHAN TOWER TRANSMISI 150 KV ULEE KARENG-KRUENG RAYA USE OF GROUND PRISONER TOWER TRANSMISSION 150 KV ULEE KARENG-KRUENG RAYA (SITI RAHMA, 2018)
ANALISIS ALIRAN DAYA BEBAN TIDAK SEIMBANG JARINGAN DISTRIBUSI DENGAN MENGGUNAKAN D- STATCOM (Suherman, 2024)
SIMULASI DAN ANALISIS ALIRAN DAYA PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV PT. PLN (PERSERO)RNUP2D BANDA ACEH GARDU HUBUNG MERDUATI PENYULANG LAMPASEH MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 12.6.0 (Mardillah, 2022)
ANALISIS DAMPAK PEMBEBANAN TIDAK SELMBANG PADA TRASFORMATOR DISTRIBUSI TIGA FASA DI PENYULANG PRADA PT. PLN (PERSERO) CABANG BANDA ACEH DENGAN METODE KOMPONEN SIMETRIS (Syukri, 2024)