PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NON PASIR YANG DIPERCEPAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NON PASIR YANG DIPERCEPAT


Pengarang

Rais Tamim Irham - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010059

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Untuk menjawab kebutuhan beton yang dapat meredam panas, ramah lingkungan, kepadatan rendah, atau porositas tinggi melalui proses pengerasan cepat, para peneliti dan praktisi teknik sipil mengembangkan beton khusus berupa beton non pasir yang dipercepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan air es sebagai bahan pereaksi semen terhadap kuat tekan beton non pasir yang dipercepat dengan penambahan silica fume 7% dari berat semen, sika viscocrete-1003 0,6% dari berat semen dan sikaset accelerator (1 acc : 5 air) dengan jenis dan dosis yang telah ditetapkan. Perencanaan campuran menggunakan metode trial and error. Dimensi benda uji standar yang digunakan adalah diameter 10 cm x tinggi 20 cm sebanyak 12 buah benda uji untuk masing-masing penggunaan air normal dan air es sebagai bahan pereaksi semen. Umur pengujian kuat tekan beton non pasir yang dipercepat adalah 12 jam, 24 jam, 48 jam, dan 28 hari dengan faktor air semen (FAS) 0,30. Ukuran maksimum agregat adalah lolos saringan 9,52 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari pengaruh penggunaan air normal sebagai bahan pereaksi semen diperoleh kuat tekan rata-rata pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 14,81 MPa, 16,01 MPa, 18,02 MPa, dan 26,02 MPa, sedangkan dengan penggunaan air es sebagai bahan pereaksi semen menghasilkan kuat tekan rata-rata pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 9,21 MPa, 19,62 MPa, 24,42 MPa, dan 30,03 MPa. Modulus elastisitas teori yang dihasilkan untuk penggunaan air normal adalah sebesar 23.853,21 MPa dan penggunaan air es sebesar 25.463,67 MPa, sedangkan modulus elastisitas pengujian dihasilkan berturut-turut sebesar 33.939,98 MPa dan 24.939,98 MPa. Penggunaan air es sebagai pereaksi semen dalam campuran beton non pasir mampu mengembangkan kuat tekan yang lebih tinggi pada beton umur 24 jam, 48 jam dan 28 hari, sedangkan pada beton umur 12 jam penggunaan air normal menunjukkan kuat tekan yang lebih tinggi.
Kata Kunci: Kuat Tekan, Beton Non Pasir, Air Es.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK