ANALISIS KINERJA BUNDARAN (ROUNDABOUT) (STUDI KASUS :BUNDARAN TUNGKOP ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KINERJA BUNDARAN (ROUNDABOUT) (STUDI KASUS :BUNDARAN TUNGKOP ACEH BESAR)


Pengarang

Cut Nurul Annisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Bundaran (roundabout) merupakan salah satu jenis pengendalian persimpangan
yang umumnya dipergunakan pada daerah perkotaan dan luar kota pada titik
pertemuan antara beberapa ruas jalan dengan tingkat arus lalu-lintas sedang
karena mempunyai tingkat kecelakaan lalu-lintas relatif rendah dibandingkan jenis
persimpangan bersinyal maupun persimpangan tak bersinyal. Secara visual
keberadaan bundaran Tungkop merupakan bundaran yang tidak lazim ditemui
dalam praktek dan dalam berbagai literatur, karena bentuk geometriknya yang
tidak simetris akan memberikan dampak tersendiri dalam penanganan lalu lintas
terutama pada saat jam-jam sibuk yang dapat mempengaruhi kapasitas, derajat
kejenuhan, tundaan serta peluang terjadinya antrian. Kondisi geometrik
persimpangan yang menjadi objek kajian terdiri dari tiga lengan dimana sebelah
Utara dengan Jl. Blang Bintang Lama (arah Blang Bintang), sebelah Timur
dengan Jl. Tgk Glee Iniem (arah perumahan Tongkop) dan sebelah Barat dengan
Jl. Teuku Nyak Arief (arah kampus Unsyiah) yang pada jam-jam puncak banyak
arus kendaraan yang melewati simpang bundaran tersebut, baik kendaraan roda
dua maupun roda empat. Survey lalu-lintas dilakukan pada hari Senin 17 Juni
2017, hari Rabu 19 Juni 2017, dan Minggu 23 Juni 2017. Pelaksanaan survey
dilakukan pada jam puncak Pagi pukul 07.00-09.00 WIB, Siang pukul 12.0014.00

WIB dan Sore pukul 17.00-19.00 WIB. Adapun volume tertinggi yang
didapat dari persimpangan bundaran ini yaitu pada hari senin 17 Juni 2017 jam
puncak Sore pukul 17.00-18.00 WIB. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui jalinan bundaran yang ditunjukkan dengan nilai dari kapasitas, derajat
kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Berdasarkan hasil dari pengolahan data,
kondisi eksisting (Do-Nothing) diperoleh volume puncak sebesar 1808 smp/jam,
dengan tundaan (DT
) 11.094 det/jam, peluang antrian rata-rata (QP) 12% - 27%,
dan derajat kejenuhan (DS
tot
) 0,692 memenuhi syarat Manual Kapasitas Jalan
Indonesia (MKJI 1997) yaitu < 0,75. Penelitian tentang analisa jalianan bundaran
diharapkan dilanjutkan oleh peneliti lain untuk menyempurnakan hasil penelitian
ini. Acuan yang dipakai dapat menggunakan metode HCM (Highway Capacity
Manual).

Kata Kunci : Jalinan Bundaran, MKJI 1997, Tungkop.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK