Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MODEL TIME COST TRADE OFF (TCTO) PADA PERCEPATAN DURASI PEKERJAAN PONDASI TAPAK DAN PEKERJAAN SLOOF DI KABUPATEN ACEH BARAT
Pengarang
CUT YUNIATI ANAS - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304101010135
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Percepatan durasi proyek sering dilakukan ketika progress proyek dinilai mengalami keterlambatan terhadap rencana. Konsekuensi dari percepatan durasi tersebut adalah peningkatan biaya pelaksanaannya. Untuk maksud tersebut maka penelitian ini bertujuan mengembangkan model Time Cost Trade Off (TCTO) pada pekerjaan dalam sebuah proyek. Pekerjaan yang ditinjau yaitu pekerjaan pondasi tapak dan pekerjaan sloof. Model tersebut dikembangkan bedasarkan persepsi responden melalui pengisian kuesioner. Responden dalam penelitian ini yaitu direktur, estimator, dan manajer proyek pada badan usaha (kontraktor) yang berdomisili di Kabupaten Aceh Barat. Disamping data primer, penelitian ini juga menggunakan data sekunder yaitu data RAB dan data time schedulle yang juga diperoleh dari responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linear. Model TCTO yang dihasilkan untuk masing-masing pekerjaan adalah pekerjaan bekisting pondasi tapak: B = 31.741.707 – 676.552(d) dengan durasi normal (Dn) 10 hari dan durasi crash (Dc) 4 hari. Pekerjaan pembesian pondasi tapak: B = 63.889.739 – 1.524.563(d) dengan Dn 10 hari dan Dc 5 hari. Pekerjaan pengecoran pondasi tapak: B = 83.330.007 – 2.191.237(d) dengan Dn 10 hari dan Dc 4 hari. Pekerjaan bekisting sloof: B = 35.192.529 – 789.974(d) dengan Dn 10 hari dan Dc 4 hari. Pekerjaan pembesian sloof: B = 64.690.473–1.485.136(d) dengan Dn 10 hari dan Dc 5 hari. Pekerjaan pengecoran sloof: B = 74.316.274 – 2.061.404(d) dengan Dn 10 hari dan Dc 4 hari. Dari setiap model tersebut biaya tambahan per hari yang muncul untuk bekisting pondasi tapak: 2,7%, pekerjaan pembesian pondasi tapak 3,1%, pekerjaan pengecoran pondasi 3,5%, pekerjaan bekisting sloof 2,9%, pekerjaan pembesian sloof 3,0% dan pekerjaan pengecoran sloof 3,8%. Sehingga dari setiap hasil perhitungan menunjukkan bahwa menurut 61 responden yang diteliti, percepatan durasi akan mengakibatkan peningkatan biaya pelaksanaan pekerjaan terkait secara linear.
Tidak Tersedia Deskripsi
MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN RANGKA ATAP DAN PENUTUP ATAP DI KABUPATEN PIDIE MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN RANGKA ATAP DAN PENUTUP ATAP DI KABUPATEN PIDIE MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN RANGKA ATAP DAN PENUTUP ATAP DI KABUPATEN PIDIE (Rita Zahara, 2018)
MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN PENUTUP LANTAI KERAMIK LANTAI I DI KABUPATEN ACEH BESAR (Diana Silvera, 2020)
MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN BALOK INDUK DAN BALOK ANAK DI KABUPATEN ACEH UTARA (Nuraini, 2019)
MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN RANGKA PLAFON DAN PENUTUP PLAFON DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Rahmi Maulina Rahayu, 2018)
MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN KOLOM DI KOTA LHOKSEUMAWE (Muchsin, 2019)