Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN MENENTUKAN JENIS PENANGANANNYA (STUDI KASUS JALAN JANGKA II - MATANG GLUMPANG II KABUPATEN BIREUEN)
Pengarang
Niswati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404001010064
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Jalan Jangka II – Matang Gelumpang II merupakan jalan Kecamatan dengan fungsi sebagai jalan lokal primer. Jalan ini memiliki lebar 4 m dengan tipe jalan 1 lajur 2 arah. Adapun manfaat yang didapatkan dari penelitian jalan ini yaitu mendapatkan informasi yang jelas tentang persentase kerusakan Jalan Jangka II. Pengamatan yang dilakukan pada Jalan Jangka dengan panjang ruas jalan 2 km mengunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dengan membagi jalan menjadi beberapa STA yaitu tiap 200 m. Kemudian tiap STA jalan dilakukan pengamatan secara visual, pengukuran untuk mengidentifikasi jenis kerusakan dan dilakukan pengamatan volume lalu-lintas. Dalam metode PCI tingkat keparahan kerusakan perkerasan merupakan fungsi dari 3 faktor utama yaitu: tipe kerusakan, tingkat keparahan kerusakan, dan jumlah. PCI ini merupakan indeks numerik yang nilainya berkisar diantara 0 sampai 100. Hasil kerusakan pada ruas Jalan Jangka II, adalah adalah lubang 143,4 m², retak memanjang 134,7 m², retak pinggiran 68,5 m², tambalan 59,7 m², amblas 28,7 m². Nilai PCI pada ruas jalan tersebut yaitu 56 dengan kondisi baik (good). Tindakan perbaikan dengan memberikan lapisan tambahan (overlay) pada perkerasan jalan yang berfungsi untuk menerima beban lalu-lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya, kemudian diteruskan ke tanah dasar. Untuk mempertahankan kinerja perkerasan, diperlukan beberapa tindakan perbaikan kerusakan, baik berupa pemeliharaan rutin setiap tahun maupun pemeliharaan berkala.
Kata Kunci : lalu-lintas, Metode PCI, Penanganan jalan, Kerusakan jalan
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMETAAN KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN VIDEO IMAGE DAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) DI RUAS JALAN BANDA ACEH-KRUENG RAYA STA 13+800 S/D STA 27+400 (FEBRI YUSTISIA, 2019)
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN MENENTUKAN JENIS PENANGANANNYA (STUDI KASUS JALAN JANGKA II - MATANG GLUMPANG II KABUPATEN BIREUEN) (Niswati, 2017)
PENGGUNAAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) UNTUK PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN GEUMPANG - BATAS ACEH BARAT, KABUPATEN PIDIE) (MONA MELYAR, 2021)
PERBANDINGAN IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (STUDI KASUS: RUAS JALAN T. ISKANDAR BANDA ACEH-ACEH BESAR) (Adib Aulia Akbar, 2024)
ANALISIS PENGARUH KERUSAKAN JALAN TERHADAP KARAKTRISTIK ALIRAN LALU LINTAS (STUDI KASUS: JALAN BLANG BINTANG LAMA DAN JALAN TEUNGKU HASAN DIBAKOI) (INTAN WERNANDA, 2017)