EVALUASI KEMAMPUAN KONDISI FISIK DOMINAN ATLET BOLA VOLI BINAAN PPLPD ACEH TAHUN 2016 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI KEMAMPUAN KONDISI FISIK DOMINAN ATLET BOLA VOLI BINAAN PPLPD ACEH TAHUN 2016


Pengarang

Imam Arif Munandar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206104020139

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

613.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

iv
ABSTRAK
Munandar, Imam Arif. 2012. Evaluasi Kemampuan Kondisi Fisik Dominan pada
Atlet Binaan PPLD Aceh Tahun 2016. Skripsi, Program Studi Pendidikan
Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Drs. Alfian Rinaldy, M.Pd (2) Masri, S.Pd., M.Pd.
Kata kunci: Kondisi fisik dominan, atlet bola voli
Kondisi fisik pada hakikatnya merupakan suatu kondisi tubuh yang mencerminkan
kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa mengalami
kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk melakukan
aktivitas lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampaun kondisi fisik
dominan pada Atlet bola voli binaan PPLP Aceh Tahun 2016.
Jenis penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh atlet bola voli binaan PPLPD Aceh yang berjumlah 10
orang (total sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) Lari 12
menit untuk mengukur daya tahan jantung paru. (2) Sit up untuk mengukur daya
tahan otot perut. (3) Push up untuk mengukur daya tahan otot bahu. (4) Medicine
ball push untuk mengukur power otot lengan. (5) Vertical Jump untuk mengukur
power otot tungkai. (6) Sit and Reach untuk mengukur kelentukan. (7) Lari cepat 6
detik untuk mengukur kecepatan. (8) Shuttle run untuk mengukur kelincahan.
Berdasarkan hasil analisa data, dapat disimpulkan bahwa: (1) rata-rata hasil
tes lari 12 menit sebesar 2,432 km (katagori baik), dengan rincian sebagai berikut:
sebanyak 4 orang atlet (40%) katagori baik dan sebanyak 6 orang atlet (60%)
katagori sedang. (2) rata-rata hasil tes tes sit-up sebesar 49 kali (katagori kurang)
dengan rincian sebagai berikut: 5 orang atlet (50%) katagori baik dan 5 orang atlet
(50%) katagori kurang. (3) rata-rata hasil tes push-up sebesar 41 kali (katagori
sedang) dengan rincian sebagai berikut: sebanyak 4 orang atlet (40%) katagori baik
dan sebanyak 6 orang atlet (60%) katagori sedang. (4). Rata-rata tes medicine ball
push sebesar 5,44 meter (katagori baik) dengan rincian sebagai berikut: sebanyak 1
orang atlet (10%) katagori sangat baik, 5 orang atlet (50%) katagori baik, 2 orang
atlet (20%) katagori sedang dan 2 orang atlet (20%) katagori kurang. (5) rata-rata
hasil tes vertical jump sebesar 70 cm (katagori baik sekali) dengan rincian sebagai
berikut: sebanyak 4 orang atlet (40%) katagori sangat baik dan 6 orang atlet (60%)
dalam katagori baik. (6) rata-rata tes sit and reach sebesar 21,1 cm (katagori baik).
Dengan rincian sebagai berikut: sebanyak 7 orang atlet (70%) katagori baik sekali
dan 3 orang atlet (30%) katagori baik. (7) rata-rata shuttle run tes sebesar 16,34 detik
(katagori sedang). Sedang dengan rincian sebagai berikut: sebanyak 3 orang atlet
(30%) katagori baik dan 7 orang atlet (70%) katagori sedang. (8). Rata-rata tes lari 6
detik sebesar 47 meter (katagori sedang). dengan rincian sebagai berikut: sebanyak 5
orang atlet (50%)katagori sangat baik, 5 orang atlet (50%) katagori sedang. Hasil
tersebut diperoleh dari tes kemampuan kondisi fisik dominan atlet binaan PPLPD
Aceh Tahun 2016.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK