Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMAKNAAN TARI SAMAN PADA MASYARAKAT GAYO DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS NASIONAL
Pengarang
Aliasa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206101010023
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
792.8
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Tari Saman, Masyarakat Gayo, Identitas Nasional
Penelitian ini berjudul “Pemaknaan Tari Saman Pada Masyarakat Gayo Dalam Memperkuat Identitas Nasional” Rumusan masalah meliputi: 1)Bagaimana pemaknaan masyarakat gayo terhadap Tari Saman dalam memperkuat identitas nasional. 2) Apa saja upaya yang dilakukan masyarakat gayo dalam mempertahankan kelestarian Tari Saman dalam memperuat identitas nasional. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pemaknaan masyarakat gayo terhadap tari saman dalam memperkuat identitas nasional. 2) Untuk mengetahui apa saja upaya yang dilakukan masyarakat gayo dalam mempertahankan kelestarian tari saman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara. Pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian dalam penelitian ini berjumlah 15 orang terdiri dari 4 Desa yaitu Desa Burni Pase, Desa Buntul Peteri, Desa Rikit Musara dan Desa Penosan Jaya di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa Tari Saman tidak bisa terlepas dalam kehidupan masyarakat gayo karena Tari Saman merupakan tari tradisional yang di miliki oleh masyarakat gayo, melalui tari saman ada pesan yang disampaikan di kehidupan masyarakat gayo seperti pesan nasehat, penyampain pesan agama, kebersamaan, persatuan dan lain sebagainya selain itu tari saman selalu dilibatkan dalam kegiatan masyarakat gayo, ditampilkan dalam beberapa kegiatan yang dianggap khusus oleh masyarakat gayo seperti: penyambutan tamu atau pejabat yang datang, meresmikan suatu acara atau kegiatan Pemkab, memperingati HUT Indonesia dan HUT Kabupaten daerah, Selain untuk hiburan Tari Saman juga ada ditampilkan pada acara adat yaitu biasanya pada edet sinte ngerje (adat pernikahan). Selain upaya dukungan, binaan dan pelatihan upaya yang dilakukan masyarakat gayo adalah adanya bejamu saman (jamuan Tari Saman) pada kehidupan masyarakat gayo, ada pun tujuan dari kegiatan jamuan ini adalah untuk menjaga kelestarian Tari Saman agar tidak hilang karena biasanya Tari Saman dilakukan satu tahun sekali atau bisa dua kali baik antar Desa maupun antar Kabupaten. Selain itu dengan adanya jamuan Tari Saman bisa mempererat persatuan dan menjaga silaturahmi baik antara masyarakat gayo maupun masyarakat yang ada dalam setiap kampungnya, karena sifat dari bejamu saman ini melibatkan seluruh elemen masyarakat yang ada di kampung baik itu suku gayo, aceh, jawa, karo ataupun suku lainnya yang menetap di kampung tersebut. Dengan demikian Tari Saman dapat mempersatukan kebersamaan dalam keberagaman sehingga dapat memperkuat identitas nasional bangsa. Kelestarian Tari Saman sebagai kesenian tradisional yang dimiliki oleh masyarakat gayo harus dipertahankan oleh masyarakat gayo sendiri terutama generasi muda atau yang disebut dalam bahasa gayo bebujang (pemuda).
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSISTENSI DAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM TARI SAMAN PADA BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (RUSMAINI, 2023)
MAKNA PESAN VERBAL DAN NONVERBAL YANG TERKANDUNG DALAM TARI SAMAN (SUATU PENELITIAN PADA GROUP TARI SAMAN GAYO SANGGAR SENI SEULAWEUT) (Hendra Saputra, 2019)
PERANCANGAN PUSAT KEGIATAN SENI TARI DI BANDA ACEH DENGAN TEMA ARSITEKTUR EKPRESI (Sundari, 2020)
ANALISIS GERAKAN TARI SAMAN DITINJAUAN DARI KONSEP KEBUGARAN DAN KONSEP GERAKAN DASAR (Hasan Saini, 2021)
KAJIAN KOREOGRAFI MODERN DANCE DI KOMUNITAS OBLIVIATE DANCE BANDA ACEH (FARAH NURIZKA, 2023)