IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA KEGIATAN OVERBURDEN REMOVAL, COAL GETTING DAN COAL CRUSHING PT MIFA BERSAUDARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA KEGIATAN OVERBURDEN REMOVAL, COAL GETTING DAN COAL CRUSHING PT MIFA BERSAUDARA


Pengarang

Zoraya Maysura - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304108010033

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.836

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko adalah metode untuk mengidentifikasi bahaya, menentukan tingkat risiko serta melakukan pengendalian sesuai ketentuan dari perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses identifikasi bahaya, penilaian risiko dan upaya pengendalian serta penentuan skala prioritas bahaya berdasarkan Hazard Identification, Risk Assesment and Determining Control (HIRADC) pada kegiatan overburden removal, coal getting dan coal crushing di area penambangan PT. Mifa Bersaudara. Penelitian ini merupakan penelitian semi-kuantitatif dengan menggunakan skala deskriptif dan pemberian nilai (skoring). Pengambilan data dilakukan dengan observasi langsung ke lapangan dan mempelajari dokumen-dokumen perusahaan. Data yang diperoleh dari observasi langsung berupa tahapan detail penambangan, tingkat kekerapan serta tingkat keparahan kecelakaan. Sementara Dokumen Perusahaan adalah data-data tentang kegiatan penambangan yaitu Instruksi Kerja dan Standar Operasional Prosedur. Analisa data dimulai dari menghitung nilai risiko dengan bentuk skoring pada kekerapan (f) dan keparahan (s) kemudian dicocokkan ke matriks kategori risiko untuk diketahui tingkat risiko bahaya dan ditentukan penanganannya. Risiko-risko yang memiliki tingkat bahaya yang lebih tinggi akan dikelompokkan menjadi skala prioritas bahaya. Berdasarkan pengamatan di lapangan penerapan HIRADC dalam proses kerja overburden removal, coal getting dan coal crushing di area penambangan PT. Mifa Bersaudara terdapat 79% risiko bahaya rendah dan 21% risiko bahaya medium serta tidak terdapat bahaya dengan risiko tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Mifa Bersaudara telah menjalankan Sistem K3 dengan semestinya.

Kata Kunci : identifikasi bahaya, penilaian risiko, penentuan kontrol

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK