<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="35839">
 <titleInfo>
  <title>KESIAPSIAGAAN PEREMPUAN KAMPUNG PERSAHABATAN INDONESIA-TIONGKOK GAMPONG NEUHEUN KECAMATAN MESJID RAYA ACEH BESAR TERHADAP ANCAMAN BENCANA TANAH LONGSOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nova Maulida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kecamatan  Mesjid Raya  Aceh Besar  merupakan kawasan rawan longsor dengan &#13;
tingkat kerentanan menengah.  Berdasarkan ini,  maka dilakukan penelitian &#13;
kesiapsiagaan  untuk mengetahui  tingkat  kesiapsiagaan  perempuan,  indikator&#13;
kesiapsiagaan, serta  strategi  perempuan. Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan&#13;
kuantitatif yang didukung  oleh  kualitatif.  Pendekatan  kuantitatif  akan  dilakukan&#13;
memakai  kuesioner  untuk  mendapatkan data yang efisien  dan  pendekatan  kualitatif&#13;
akan  dilakukan  dengan  menggunakan  metode  observasi, wawancara  serta  simulasi&#13;
bencana  longsor.  Berdasarkan hasil penelitian  perempuan  kampung  Persahabatan &#13;
Indonesia-Tiongkok belum siap dalam menghadapi ancaman tanah longsor dari &#13;
indikator  pendidikan dan pelatihan, manajemen darurat, peringatan dini, gladi dan &#13;
simuasi, perencanaan siaga, koordinasi, penilaian risiko,manajemen informasi, &#13;
mobiisasi sumber daya. Namun terdapat kapasitas penanggulangan bencana yaitu dari &#13;
siswa dan mahasiswa yang mempunyai pengalaman dalam pendidikan bencana yang &#13;
seharusnya menjadi kontribusi untuk masyarakat yang belum siap.  Adapun saran &#13;
yang didapat setelah penelitian adalah BPBD seharusnya turun langsung ke lapangan &#13;
untuk melakukan penanganan ancaman bencana tanah longsor, tokoh masyarakat &#13;
gampong seharusnya memanfaatkan kapasitas dari siswa dan mahasiswa yang &#13;
mempunyai pengalaman simulasi dan pengetahuan kebencanaan agar mampu &#13;
memberikan informasi kepada masyarakat lain, serta perlunya peranan pemerintah &#13;
gampong menggerakkan warga masyarakat agar peduli bencana. &#13;
Kata Kunci: Kesiapsiagaan, bencana tanah longsor.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>35839</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-10 20:28:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-14 09:30:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>