<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="35729">
 <titleInfo>
  <title>PROFIL BERPIKIR METAFORIS (METAPHORICAL THINKING) SISWA MTSN DALAM MEMECAHKAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTHMAINNAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Salah satu materi yang diajarkan di sekolah menengah adalah aljabar. Aspek esensial dari pembelajaran, yaitu  proses berpikir siswa, seolah-olah diabaikan. Dampak dari kondisi ini mengakibatkan banyak siswa yang tidak dapat memahami konsep-konsep matematika dengan baik sehingga cenderung memperoleh hasil belajar matematika yang kurang memuaskan. Salah satu konsep berpikir yang menghubungkan antara fenomena atau kehidupan nyata dan matematika yaitu Metaphorical Thinking atau berpikir metaforis. Dalam berpikir metaforis konsep-konsep abstrak dimetaforakan menjadi objek-objek nyata dalam kehidupan sehari-hari. Metafora dan model merupakan dua hal yang sangat berkaitan. Disamping itu, setiap orang memiliki gaya kognitif yang berbeda-beda, antara lain gaya kognitif field independent (FI) dan gaya kognitif field dependent (FD), sehingga memungkinkan metaforisnya pun berbeda-beda dalam memecahkan masalah aljabar. Penelitian ini bertujuan untuk menggali, mendeskripsikan dan menganalisis profil  berpikir  metaforis  (Metaphorical  Thinking) siswa dalam memecahkan masalah aljabar ditinjau dari gaya kognitif FI dan FD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif. Subjek pada penelitian ini adalah dua orang siswa kelas satu MTsN Model Banda Aceh yang masing-masing bergaya kognitif FI dan FD. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa 1) Profil berpikir metaforis subjek dengan gaya kognitif FI dalam memecahkan masalah aljabar dengan tahapan Polya tercapai untuk setiap kriteria CREATE; 2) Profil berpikir metaforis subjek dengan gaya kognitif FD dalam memecahkan masalah aljabar dengan tahapan Polya tidak dapat mengungkap semua kriteria CREATE, yaitu subjek tidak mengungkap kriteria Connect dan Relate, karena ia tidak menemukan pernyataan metafora yang sesuai dengan pernyataan aljabar, maka ia tidak perlu menjelaskan&#13;
kesesuaian metafora dengan permasalahan aljabar tersebut.&#13;
&#13;
Kata kunci: Berpikir Metaforis (Metaphorical Thinking), Field Independent, Field  &#13;
	Dependent&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>35729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-01 15:36:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-01 15:47:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>