HUBUNGAN PEMAKNAAN TERHADAP PEMANFAATAN HUTAN BURNI TELONG SEBAGAI HUTAN PRODUKTIF OLEH MASYARAKAT (STUDI DI DESA REMBUNE KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN PEMAKNAAN TERHADAP PEMANFAATAN HUTAN BURNI TELONG SEBAGAI HUTAN PRODUKTIF OLEH MASYARAKAT (STUDI DI DESA REMBUNE KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH)


Pengarang

Yeni Nurmala - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310101010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini berjudul hubungan pemaknaan terhadap pemanfaatan hutan Burni Telong sebagai hutan produktif oleh masyarakat di desa Rembune Kecamatan Timang Gajah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pemaknaan terhadap pemanfaatan hutan Burni Telong sebagai hutan yang di kelola oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. yaitu untuk melihat dan mendeskripsikan pemaknaan masyarakat terhadap pemanfaatan hutan Burni Telong. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling, yakni pengambilan data dari informan yang telah dikriteriakan sebelumnya. Kriteria tersebut berupa masyarakat yang tinggal dikawasan hutan Burni telong serta yang mempunyai lahan di lereng hutan burni telong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan pemaknaan terhadap pemanfaatan hutan yang didasarkan pada sebuah pemahaman masyarakat yang menilai hutan sebagai simbol. Pemaknaan masyarakat berasal dari hasil interaksi sosial, dan kemudian interaksi tersebut ditafsirkan dan digunakan ketika masyarakat menghadapi sesuatu Artinya masyarakat melakukan tindakan sosial itu berdasarkan dari hasil interaksi antara masyarakat yang menyebabkan terjadinya pemanfaatan hutan. Pemanfaatan terhadap hutan dulu dan sekarang terjadi perbedaan, perbedaan ini disebabkan karena adanya perubahan tindakan dan perilaku yang ada di dalam masyarakat
Kata kunci : Pemanfaatan Hutan, makna, Burni Telong, Tindakan Manusia






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK