ANALISIS PERWATAKAN PADA NASKAH DRAMA SEULANGA KARYA ALIMUDDIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PERWATAKAN PADA NASKAH DRAMA SEULANGA KARYA ALIMUDDIN


Pengarang

Maria Ulfa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006102010071

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.114

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci : perwatakan, tokoh sentral, tokoh utama, tokoh pembantu, naskah drama, metode langsung (telling), metode tidak langsung (showing)
Penelitian yang berjudul “Analisis Perwatakan pada Naskah Drama Seulanga Karya Aminuddin” ini mengangkat masalah bagaimanakah perwatakan tokoh yang terdapat pada naskah drama Seulanga karya Aminuddin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perwatakan tokoh yang terdapat pada naskah drama Seulanga karya Aminuddin. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kajian pustaka dan analisis data menggunakan teknik kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa peran tokoh dalam naskah drama Seulanga karya Aminuddin terdiri atas tokoh sentral protagonis, tokoh utama antagonis, tokoh pembantu protagonis, tokoh pembantu tritagonis, dan tokoh pembantu antagonis. Penggambaran watak tokoh menggunakan metode telling dan metode showing adalah tokoh Seulanga, Orang Hijau I, Suman, Mala, Sakdiah, Panglima Manan, Mualim Hasanah, Laki-laki I, dan Anak Buah I. Perwatakan tokoh menggunakan metode showing adalah tokoh Masyik, Abu, Mak, Orang Hijau II, Laki-laki II, Zakir, dan Orang Tua. Penggambaran watak tokoh menggunakan metode telling adalah tokoh Orang Hijau II dan Laki-laki III. Pada metode telling, hanya ditemukan perwatakan berdasarkan tuturan pengarang pada catatan samping, sedangkan pada metode showing ditemukan perwatakan berdasarkan nada dan tekanan suara, kualitas, situasi dan kondisi, tindakan, dan motivasi tokoh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK