<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="35478">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH PULP KOPI DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU BOKASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Donny Heansyah Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Pulp kopi arabika sejauh ini belum dimanfaatkan dalam pembuatan bokasi. &#13;
Sebagian besar pulp kopi arabika dibiarkan begitu saja sehingga mencemari lingkungan. &#13;
Untuk itu perlu adanya pemanfaatan pada kulit kopi arabika (pulp kopi) seperti pembuatan &#13;
pupuk organik atau bokasi agar dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia oleh petani &#13;
kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penambahan pulp kopi arabika serta lama &#13;
fermentasi yang digunakan dalam pembuatan bokasi terhadap mutu bokasi yang &#13;
dihasilkan.&#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) atau  Slit Plot  yang &#13;
terdiri dari Petak Utama dan Anak Petak. Petak utama adal ah penambahan pulp kopi (A) &#13;
yang terdiri dari 4 taraf, yaitu A1= 0%, A2= 15%, A3= 30%, A4= 45%. Anak petak adalah &#13;
lama fermentasi (F) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu F1= 0 hari, F2= 10 hari, F3= 16 hari, &#13;
dengan menggunakan 2 kali ulangan (U), sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Analisis &#13;
yang dilakukan terhadap bokasi yang dihasilkan yaitu: total mikroorganisme (TPC), pH, &#13;
unsur C , unsur N, rasio C/N, temperatur, kadar air, organoleptik (tekstur, aroma, dan &#13;
warna), dan uji tanaman.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pulp kopi arabika yang &#13;
digunakan pada pembuatan bokasi berpengaruh nyata terhadap total mikroorganisme, &#13;
unsur N, unsur C, nilai pH, kadar air dan aroma bokasi. Lama fermentasi berpengaruh &#13;
sangat nyata terhadap unsur C, unsur C/N, kadar air, dan uji tanaman. Semakin lama &#13;
fermentasi unsur C akan semakin menurun. berdasarkan dari uji tanaman penambahan pulp &#13;
kopi A3F2U1 (A3= 30% pulp kopi dan F2= 10 hari fermentasi) diperoleh bokasi dengan &#13;
tinggi tanaman terbaik.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FERMENTATION - FOOD TEHCNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>35478</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-14 10:36:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-26 08:35:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>