<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="35466">
 <titleInfo>
  <title>PENERTIBAN TERHADAP HAK MILIK ATAS TANAH YANG TERINDIKASI TERLANTAR DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Herawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 27 Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokokpokok&#13;
Agraria, yang dikenal dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA)&#13;
menegaskan bahwa hak milik hapus bila tanahnya jatuh kepada negara, antara lain&#13;
karena diterlantarkan. Dalam hal hak milik atas tanah diterlantarkan terhitung 3 (tiga)&#13;
tahun sejak diterbitkannya hak milik, menurut Pasal 6 ayat (1) PP No. 11 Tahun 2010&#13;
tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar, hak milik tersebut&#13;
diidentifikasi dan diteliti guna menentukan dapat atau tidaknya tanah tersebut&#13;
dikatakan terlantar. Apabila tanah tersebut terindikasi terlantar dan upaya-upaya&#13;
penertiban sesuai dengan mekanisme yang terdapat dalam PP No. 11 Tahun 2010&#13;
tidak dipatuhi oleh pemilik haknya, maka menurut Pasal 9 ayat (2) PP No. 11 Tahun&#13;
2010 Kepala BPN atas usul Kepala Kantor Wilayah BPN menetapkan tanah tersebut&#13;
sebagai tanah terlantar dan menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh Negara, hak&#13;
atas tanah menjadi hapus dan hubungan hukum pemegang hak atas tanah dengan&#13;
tanahnya menjadi putus. Walaupun penelantaran tanah dapat mengakibatkan&#13;
hapusnya hak atas tanah, akan tetapi dalam kenyataannya di Kota Banda Aceh masih&#13;
dijumpai adanya hak milik atas tanah yang diterlantarkan (terindikasi terlantar).&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan dapat atau&#13;
tidaknya tanah-tanah yang terindikasi terlantar dikategorikan sebagai tanah terlantar&#13;
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, akibat yang terjadi&#13;
terhadap masyarakat sekitarnya apabila suatu bidang tanah diterlantarkan oleh&#13;
pemegang haknya dan upaya-upaya yang ditempuh oleh Kanwil BPN Aceh dalam&#13;
menertibkan tanah-tanah yang terindikasi terlantar di Kota Banda Aceh.&#13;
Penelitian ini termasuk dalam penelitian hukum normatif dan empiris,&#13;
sehingga metode pendekatan yang dipergunakan adalah yuridis normatif dan yuridis&#13;
empiris. Data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan cara&#13;
mengumpulkan dan mempelajari buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang&#13;
berhubungan dengan masalah tanah terlantar. Sedangkan data primer diperoleh&#13;
dengan mewawancarai para responden dan informan..Di samping itu juga dilakukan&#13;
observasi ke lapangan terhadap tanah-tanah yang tidak dimanfaatkan dalam jangka&#13;
waktu yang lama, sehingga terindikasi sebagai tanah terlantar.&#13;
_____________________________&#13;
*) Mahasiswa&#13;
**) Ketua Komisi Pembimbing&#13;
***) Anggota Komisi Pembimbing&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
Disarankan kepada pemilik hak atas tanah yang menelantarkan tanahnya&#13;
supaya dapat mengusahakan, mempergunakan, atau memanfaatkan tanah hak&#13;
miliknya sesuai dengan keadaannya atau sifat dan tujuan pemberian haknya. Hal ini&#13;
untuk menghindari ditertibkannya tanah-tanah yang terindikasi terlantar, yang pada&#13;
akhirnya akan mengakibatkan hapusnya hak milik atas tanah tersebut. Di samping itu&#13;
juga supaya hak milik atas tanahnya yang terindikasi terlantar tidak mengganggu&#13;
keindahan kota, menggangu dan merugikan orang lain di sekitarnya. Kanwil BPN&#13;
kiranya dapat</note>
 <subject authority="">
  <topic>LAND - PROPERTY LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LAND TENURE - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>346.043 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>35466</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-13 16:14:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-12 11:03:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>