REPRESENTASI STEREOTIP MASYARAKAT INDONESIA PADA VIDEO HOW TO ACT INDONESIAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

REPRESENTASI STEREOTIP MASYARAKAT INDONESIA PADA VIDEO HOW TO ACT INDONESIAN


Pengarang

Rizki Agustian - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010102020040

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
How to Act Indonesian merupakan video vlog yang diproduksi dan disebarkan di youtube oleh Sacha Stevenson. Video ini menceritakan tentang tips bagaimana bertindak seperti orang Indonesia. Sacha membuat video parodi seperti apa kehidupan sehari-hari dari masyarakat Indonesia yang mungkin cenderung ‘menusuk’ karena kebanyakan yang disorot adalah kebiasaan buruk dari masyarakat Indonesia. Video ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi Sacha yang telah lama menetap di Indonesia yang kemudian membentuk persepi tentang orang Indonesia dan bagaimana orang Indonesia bertindak. Penelitian ini menganalisis tentang stereotip masyarakat Indonesia yang tergambar pada video How to Act Indonesian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk stereotip yang terkandung pada video How to Act Indonesian dan menjelaskan makna tersirat dalam video ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, untuk menemukan makna denotasi, konotasi dan mitos dari video How to Act Indonesian. Melalui signifikasi dua tahap, dan menggunakan korpus yang terdiri dari enam segmen yang diambil dari episode 25 video How to Act Indonesian. Hasil dari analisis pesan stereotip yang tergambar dalam video ini diantaranya, stereotip orang Indonesia suka mengalihfungsikan benda bekas untuk digunakan dengan cara yang berbeda dan penyalahgunaan barang pribadi, stereotip orang Indonesia memuliakan tamu dan kebiasaan makan orang Indoneisa yang tak bisa lepas dari nasi, stereotip siswa SMA Indonesia suka meremehkan orang yang ingin belajar dan berkembang, stereotip orang Indonesia terlalu ramah kepada orang asing hingga dinilai terlalu sok akrab, stereotip orang Indonesia lebih memprioritaskan tren daripada prioritas pekerjaannya dan orang Indonesia heterogen, saling menghormati perbedaan dan menjunjung tinggi persamaan hak. Berbagai segmen yang dimunculkan oleh Sacha di dalam video dianalisis peneliti lewat signifikasi dua tahap dimana memperlihatkan potongan-potongan adegan yang merepresentasikan stereotip positif dan negatif melalui lakon, atribut, ide cerita.

Kata Kunci: How to Act Indonesian, Representasi, Stereotip

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK