<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="35441">
 <titleInfo>
  <title>PROSPEK USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nova Sri Wanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Agribisnis Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Perkembangan komoditi kakao di Aceh memiliki peranan penting dalam &#13;
meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani dan masyarakat. Sampai saat ini kakao &#13;
termasuk komoditi yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi di Aceh. Namun  perkembangan &#13;
usahatani kakao di Aceh tidak terlepas dari berbagai macam masalah yang dijumpai &#13;
diantaranya produktivitas tanaman yang masih rendah,    strategis daerah yang belum berperan &#13;
secara maksimal dalam subsektor perkebunan di Kabupaten Pidie Jaya. Untuk itulah studi &#13;
prospek usahatani kakao di Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidiei Jaya perlu dilakukan. &#13;
Pengembangan budidaya kakao di Kecamatan Bandar Baru masih mengalami beberapa &#13;
hambatan yaitu serangan hama dan penyakit serta sumber daya manusia yang rendah.. &#13;
Perkebunan kakao di  Kecamatan Bandar Baru didominasi oleh perkebunan rakyat. Hal ini &#13;
menjadi suatu tantangan sekaligus peluang bagi para investor maupun petani untuk &#13;
mengembangkan usaha dan meraih nilai tambah yang lebih besar dari usahatani kakao di &#13;
Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. &#13;
Prospek merupakan peluang yang terjadi karena adanya usaha seseorang dalam &#13;
memenuhi kebutuhan hidupnya untuk mendapatkan profit atau keuntungan. Dalam hal ini &#13;
petani kakao adalah subjek yang akan memenuhi prospek yang terjadi karene kebutuhan dari &#13;
industri-industri pengolahan kakao. Untuk pengembangkan usahatani kakao rakyat di &#13;
Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, maka perlu diketahui seberapa besar usaha &#13;
tersebut memberikan keuntungan, serta dalam jangka panjang apakah usaha ter sebut layak &#13;
untuk diteruskan. Hal tersebut terkait dengan jumlah modal yang akan dikeluarkan oleh para &#13;
petani, karena para pemilik modal akan mengembangkan usahantaniya apabila lapangan usaha &#13;
tersebut dapat memberikan keuntungan. Kemudian permasalahan yang   sedang dihadapi &#13;
sekarang yaitu timbulnya masalah dalam menjalankan prospek pengembangan kakao tidak &#13;
hanya berdampak negatif terhadap produksi kakao, bahkan dapat menjadi ancaman bagi &#13;
kelangsungan dalam pengembangan usahatani kakao di Kabupaten Pidie Jaya.&#13;
Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa prospek usahatani kakao &#13;
menjadi fokus yang harus diutamakan dalam usahatani kakao di Kecamatan Bandar Baru &#13;
Kabupaten Pidie Jaya, sehingga prospek pengembangan usahatani kakao yang memiliki &#13;
strategi berkualitas dan mendapatkan hasil produksi yang tinggi.&#13;
Penelitian ini bertujuan menganalisis prospek usahatani kakao di Kecamatan &#13;
Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, mengetahui tingkat sensitivitas jumlah produksi &#13;
terhadap NPV, IRR, Net B/C, pada usaha perkebunan kakao serta mengetahui strategi &#13;
pengembangan usahatani kakao.&#13;
Analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif yang diawali dengan&#13;
Metode Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate Of Return &#13;
(IRR). Beberapa asumsi yang digunakan dalam analisis sensitivitas adalah tingkat suku bunga &#13;
yang digunakan pada analisa ini berdasarkan rata-rata tingkat suku bunga pinjaman pada bank &#13;
umum yaitu 18% tingkat suku bunga, analisis sensitivitas apabila terjadi  perubahan kenaikan &#13;
biaya produksi sebesar 10%, dan analisis sensitivitas apabila terjadi perubahan penurunan harga jual 20%. Selanjutnya menggunakan analisis SWOT yaitu menentukan strategi &#13;
pengembangan usahatani kakao yang berdaya saing.&#13;
Berdasarkan dari  hasil penelitian maka dari hasil analisis finansial memperlihatkan &#13;
bahwa usahatani kakao layak untuk di kembangkan, hal tersebut ditunjukkan dengan peroleh &#13;
nilai NPV&gt;0, nilai Net B/C &gt;1, dan IRR pengembalian tingkat suku bunga pinjaman modal &#13;
dalam jangka  waktu kurang dari 20 tahun. Hasil dari penelitian matriks SWOT prospek &#13;
usahatani kakao di Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, menghasilkan beberapa &#13;
strategi yaitu menetapkan kawasan yang berpotensi untuk pengembangan usahatani kakao. &#13;
dibutuhkan campur tangan pemerintah lebih intensiv dalam pemecahan masalah &#13;
pemberantasan hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao di Kecamatan Bandar &#13;
Baru Kabupaten Pidie Jaya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>COCOA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL PRODUCT - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL COMMODITIES</topic>
 </subject>
 <classification>338.17</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>35441</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-13 10:44:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-21 09:40:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>