<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="35273">
 <titleInfo>
  <title>KONTROL OPTIMAL PELUNCURAN MISIL DENGAN MEMINIMALKAN GAYA DORONG DAN WAKTU UNTUK TARGET YANG BERMANUVER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naufiana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Matematika Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu model kontrol optimal mengenai pergerakan misil yaitu model yang dibangun Subchan pada tahun 2007. Model ini merupakan model pergerakan misil yang menjadikan ketinggian dan waktu sebagai kendala pada pergerakan misil. Fungsi tujuan pada model Subchan adalah meminimumkan ketinggian dan waktu. Pada penelitian ini, fungsi tujuan pada model Subchan dimodifikasi dengan meminimumkan gaya dorong selain dari meminimumkan meminimumkan ketinggian dan waktu. Tujuan dari penelitian ini yaitu menemukan solusi optimal dari model Subchan yang telah dimodifikasi fungsi tujuannya menggunakan Tomlab PROPT serta dibandingkan hasil dari model Subchan sebelum dan setelah modifikasi. Hasil dari penelitian ini berupa grafik sudut lintasan, kecepatan, posisi, ketinggian, gaya dorong dan sudut tembak dari misil. Berdasarkan hasil yang diperoleh ternyata kondisi optimal didapatkan setelah model dimodifikasi dengan menggunakan penalty. Hal ini disebabkan karena pemberian ketinggian, gaya dorong dan waktu yang diminimumkan mempengaruhi kecepatan roket sehingga percepatan dan kecepatan misil menurun dan berpengaruh pada perubahan waktu tempuh misil dalam mencapai target.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONTROL THEORY - MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MISSILES - MILITARY EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>515.642</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>35273</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-11 12:08:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-02 15:02:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>