EKSPLORASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUS PADA GULMA DI LAHAN KERING UNIVERSITY FARM, IE SEUUM, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EKSPLORASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUS PADA GULMA DI LAHAN KERING UNIVERSITY FARM, IE SEUUM, ACEH BESAR


Pengarang

Arianto - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205101050062

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah dan jenis fungi mikoriza arbuskula indigenous pada gulma di lahan kering University Farm, Ie Seuum, Aceh Besar dan untuk mengetahui kolonisasi fungi mikoriza arbuskula indigenous pada gulma di lahan kering University Farm, Ie Seuum, Aceh Besar. Hasil penelitian didapatkan bahwa kepadatan rata-rata spora tertinggi dijumpai pada gulma pecut kuda (49,4 spora per 50 g tanah). Terdapat empat genus FMA pada berbagai rizosfer gulma yaitu Glomus, Acaulospora, Gigaspora dan Scutellospora. Glomus merupakan genus yang memiliki jumlah spora terbanyak dibandingkan dengan genus lainnya. Glomus sp. 1 merupakan spesies FMA yang lebih banyak dibanding dengan spesies FMA lainnya (Glomus sp. 2, Acaulospora sp.1, Gigaspora sp.1 dan Scutellospora sp.1). Persentase kolonisasi FMA pada tanah sampel pada berbagai rizosfer gulma tergolong sedang. Persentase kolonisasi FMA hasil kultur trapping pada gulma belulang dan babadotan menunjukkan nilai lebih tinggi dibanding dengan gulma lainnya.

Kata kunci: Glomus, Acaulospora, Gigaspora dan Scutellospora

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK