PENGARUH AMELIORASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRIL) PADA ULTISOL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH AMELIORASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRIL) PADA ULTISOL


Pengarang

Majid S Sihombing - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205101050073

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Kebutuhan kedelai di Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu seiring pertumbuhan penduduk serta kesadaran masyarakat akan gizi makanan yang bersumber dari protein nabati. Rata-rata kebutuhan kedelai setiap tahunnya adalah 2,2 juta ton biji kering, akan tetapi kemampuan produksi dalam negeri saat ini baru mampu memenuhi sebanyak 921.336 ton atau 40,06% dari kebutuhan nasional (Balitbangtan, 2015). Ultisol merupakan lahan marjinal yang mempunyai masalah ketersediaan hara khususnya fosfat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Upaya untuk meningkatkan produktivitas Ultisol yang dikhususkan untuk penanaman kedelai dapat dilakukan dengan ameliorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ameliorasi terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max L. Merril) pada Ultisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola non faktorial dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amelioran Rhizobium + urea 25 kg/ha1 merupakan amelioran terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai.

Kata kunci : Kedelai, Ameliorasi, Ultisol

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK