RANCANG BANGUN ROTAVATOR MESIN PENGOLAH TANAH TIPE ROTARY DI LAHAN SEMPIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RANCANG BANGUN ROTAVATOR MESIN PENGOLAH TANAH TIPE ROTARY DI LAHAN SEMPIT


Pengarang

Nika Haslinanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205106010063

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengolahan tanah dengan menggunakan traktor roda 2 pada lahan sempit sulit dilakukan, sehingga memerlukan alat dan mesin yang memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran traktor roda 2 lainnya. Penggunaan mesin dibidang pertanian untuk meningkatkan produktivitas kerja mesin dan mengubah pekerjaan berat menjadi lebih ringan. Upaya yang dilakukan merancang rotavator mesin pengolah tanah dengan tipe bajak rotary di lahan sempit dan penelitian ini dibatasi dalam hal perancangan rotavator mesin pengolahan tanah tipe rotary di lahan sempit pengolah tanah tipe rotary dan melakukan pengujian kapasitas kerja.
Penelitian dilaksanakan di Bengkel Las Adun Jalan Blang Bintang Lama Pasar Lam Ateuk Kecamatan Kuta Baro, selanjutnya dilakukan pembuatan konsep perancangan dan menentukan pemilihan kontruksi alat, mesin bor, mesin bubut, gerinda potong dan mesin las. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, besi siku 4 cm dengan ketebalan 1,5 mm sebagai rangka dasar dan besi pipa silinder diameter 30 mm digunakan sebagai rangka pada setang kemudi, poros dengan panjang 100 cm dan diameter 1 inci sebanyak 1 buah, puli berdiameter 3 inci dan 6 inci, sabuk V dengan panjang 49 inci dan motor penggerak 5,5 Hp.
Hasil perancangan yang diperoleh pada uji kapasitas mesin yaitu kedalaman olahan tanah rata-rata 3 cm, lebar pengolahan tanah rata-rata setelah pengoperasian pada lahan 96 cm, perhitungan kapasitas lapang teoritis pengolahan tanah kedua sebesar 0,259 ha/jam lebih cepat dibandingkan pengolahan tanah pertama dan ketiga pada satuan luasan yang sama. Sedangkan kapasitas lapang efektif pada pengujian ketiga didapat sebesar 0.189 ha/jam. Berdasarkan perolehan hasil pengukuran KLT dan KLE didapat efisiensi dari mesin pengolahan tanah tipe rotary di lahan sempit pada pengolahan ketiga sebesar 78 % dan slip yang terjadi pada proses pengolahan tanah sebesar 17,86 %.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK