DINAMIKA KONFLIK SOSIAL POLITIK PADA MASYARAKAT PERDESAAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DINAMIKA KONFLIK SOSIAL POLITIK PADA MASYARAKAT PERDESAAN


Pengarang

Edi Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310101010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Konflik merupakan persoalan klasik yang selalu di hadapi dalam kehidupan masyarakat dan berkelompok, semua pasti berpotensi konflik, baik dengan dirinya sendiri ataupun dengan kelompok. Di kalangan masyarakat Gampong Kuta Aceh sendiri konflik sudah berlangsung semenjak tahun 2013, akar dan sumber utama konflik adalah kekuasaan level gampong, akhirnya konflik sudah menjadi suatu hal yang baru bagi masyarakat, saling memperebutkan sebuah kekuasaan. Sehingga Perilaku anggota kelompok sudah melanggar kaidah-kaidah dan norma yang ada di masyarakat. Maka peneliti ingin mengetahui dinamika konflik kekuasaan pada masyarakat perdesaanserta ingin mengetahui dampak dari konflik terhadap kehidupan sosial masyarakat. Untuk menjawab penelitian ini peneliti mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk menganalisi masalah ini, peneliti mengunakan Teori konflik oleh Rafl Dahrendof. Teknik pengumpulan data mengunakan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data mengunakan metode purposive sampling. Analisis data mengikuti, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan ataupun verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan pertama hubungan dinamika kelompok di sebabkan oleh: dominasi satu kelompok terhadap kekuasaan, adanya janji politik, diskriminasi, tidak adanya keadilan kemudian adanya unsur balas dendam. Masyarakat punya opsi keterpaksaan membentuk kelompok untuk menjaga dan mempetahan status kekuasaan kemudian dampaknya sudah mulai berambas kepada kehidupan sosial masyakat. Kedua, disinterasi sosial, rusaknya relasi sosial, putusnya silaturahmi (interaksi sosial), terjadi pembunhan karakter dengan labeling. Adanya benci sosial yang berdampak pada kegiatan sosial dimana masyarakat cendrung pasif dalam kegiatan yang bersifat kerjasama “gotong royong” hingga terjadinya canggung sosial. Hingga mulai berambas kepada kegiatan agama, Poin positif adalah menguatnya kekuatan solidaritas masing-masing anggota kelompok dengan kelompoknya. Hingga akhirnya dampak ini bisa mengancam sistim dan norma yang berlaku di masyarakat.

Kata Kunci:Dinamika, Konflik, SosialPolitik. Gampong Kuta Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK