<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="35128">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI EDIBLE COATING PATI JAGUNG KOMBINASI NANOEMULSI MINYAK KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII) PADA BUAH TOMAT SELAMA PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Adya Maulizar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kondisi terbaik dari proses aplikasi edible coating pada buah tomat, serta untuk mengetahui pengaruh lama pencelupan dan lama penyimpanan terhadap karakteristik buah tomat. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama lama pencelupan (P) yang terdiri dari 2 taraf yaitu P1 = 1 menit, dan P2 = 3 menit. Faktor kedua ialah lama penyimpanan (S) yang terdiri dari 5 taraf  yaitu S1 = 3 hari, S2 = 6 hari, S3 = 9 hari, S4 = 12 hari, dan S5 = 15 hari. Kombinasi perlakuan dalam penelitian ini adalah 2 x 5 = 10 dengan menggunakan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama tomat disimpan maka susut bobotnya semakin meningkat. Total padatan terlarut selama penyimpanan berpengaruh nyata, karena setiap masa simpan nilai total padatan terlarut berbeda-beda 0Brix yang didapat. Vitamin C tertinggi terdapat pada perlakuan penyimpanan (S3) 9 hari dan (S5) 15 hari, sebesar 440,00 mg/100g, dan vitamin C terendah terdapat pada perlakuan penyimpanan (S1) 3 hari dengan nilai 337,33 mg/100g. Total bakteri tomat edible coating, lama penyimpanan (S) menunjukkan berpengaruh sangat nyata, dan interaksi (PS) menunjukkan pengaruh nyata. Untuk organoleptik tomat edible coating yang sudah disimpan selama (S5) 15 hari panelis masih memberi nilai netral dan agak suka, sedangkan untuk aroma, panelis juga memberi nilai netral dan agak suka. Hasil dari organoleptik ini menunjukkan bahwa panelis masih bisa menerima kelayakan terhadap tomat edible coating untuk dikonsumsi.&#13;
&#13;
Kata kunci: Edible coating, nanoemulsi,  dan buah tomat&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>PLANTS - DISEASES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FUNGUCIDES</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>35128</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-10 09:58:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-15 08:57:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>