Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBENAH TANAH DAN POLA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) DAN KEDELAI (GLYCINE MAX L.) PADA TANAH PODSOLIK
Pengarang
Ridha Arjuna - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1205101050084
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dan kedelai pada tanah podsolik, untuk mengetahui pengaruh pembenah tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dan kedelai pada tanah podsolik dan untuk mengetahui interaksi antara pembenah tanah dan pola tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dan kedelai pada tanah podsolik. Penelitian ini dilakukan di Gampong Teureubeh, Mukim Jantho, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar dari bulan Agustus sampai Desember 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial 5 x 3 dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 45 satuan percobaan. Faktor yang diteliti adalah pembenah tanah (A) dan pola tanam (S). Faktor pembenah tanah terdiri dari A0=NPK 400 kg ha-1, A1=biochar 10 ton ha-1, A2=pupuk kandang 10 ton ha-1, A3=biochar 10 ton ha-1 + NPK 400 kg ha-1 dan A4=pupuk kandang 10 ton ha-1 + NPK 400 kg ha-1. Faktor pola tanam terdiri dari S1=monokultur kedelai, S2=monokulur jagung dan S3=tumpangsari jagung-kedelai. Penggunaan pembenah tanah pupuk kandang 10 ton ha-1 dan pupuk kandang 10 ton ha-1 + NPK 400 kg ha-1 secara umum menghasilkan pertumbuhan tanaman jagung yang lebih baik. Penggunaan pola tanam monokultur secara umum menghasilkan pertumbuhan, hasil tanaman jagung dan pertumbuhan tanaman kedelai yang lebih baik serta penggunaan pola tanam tumpangsari menghasikan hasil tanaman kedelai yang lebih baik. Terdapat interaksi antara pembenah tanah dan pola tanam terhadap bobot brangkasan basah dengan yang terberat yaitu kandang 10 ton ha-1 pada pola tanam monokultur kedelai.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG DENGAN KEDELAI AKIBAT PENGGUNAAN PEMBENAH TANAH DAN PERBEDAAN POLA TANAM PADA TANAH KAMBISOL (Teuku Sukzal, 2018)
PENGARUH PEMBENAH TANAH DAN SISTEM TANAM TERHADAP KETERSEDIAAN HARA DAN PRODUKSI KEDELAI DAN JAGUNG PADA TANAH PODSOLIK (ULLYANA SAMITHA, 2021)
PENGARUH RESIDU PEMBENAH TANAH TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN KANDUNGAN PROTEIN PADA KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERR) (CUT RISNA GUSNITA, 2020)
PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH ULTISOL AKIBAT PEMBENAH TANAH DAN POLA TANAM (Andi Aris Muhidin, 2017)
PENGARUH RESIDU PEMBENAH TANAH TERHADAP SERAPAN HARA DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) (Desy Bardiana, 2019)