Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENAMBAHAN TEPUNG ANGGUR LAUT (CAULERPA LENTILLIFERA) DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP UDANG WINDU (PENAEUS MONODON)
Pengarang
MEUTIA RAHMAWATI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1311102010035
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dosis tepung anggur laut (Caulerpa lentillifera) yang optimum didalam pakan udang windu (Penaeus monodon). Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Juni 2017 di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee Provinsi Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 taraf perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan konsentrasi yang diuji adalah 10, 20, 30, 40 dan 50 g/kg pakan. Pakan diberikan 4 kali sehari pada pukul 08.00, 12.00, 16.00 dan 20.00 WIB sebanyak 5% dari biomassa selama 60 hari. Hasil uji Anova menunjukkan bahwa pemberian tepung anggur laut (Caulerpa lentillifera) dalam pakan pada dosis 30 g/kg pakan berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, laju pertumbuhan harian, pertumbuhan panjang, rasio konversi pakan dan efisiensi pemanfaatan pakan (p0,05). Uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa pertambahan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, laju pertumbuhan harian, pertambahan panjang, rasio konversi pakan dan efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi dijumpai pada perlakuan D (30 g/kg pakan) yaitu masing-masing 0,20 gram,7,86 %/hari, 0,003 g/hari, 26,6 mm, 0,81 dan 123,84% dan kelangsungan hidup tidak berbeda nyata antar semua perlakuan yaitu berkisar antara 85,00 – 97,00%. Parameter kualitas air pada penelitian ini masih dalam kisaran toleransi normal untuk udang windu (Penaeus monodon). Dengan demikian disimpulkan bahwa dosis optimum tepung anggur laut (Caulerpa lentillifera) didalam pakan udang windu (Penaeus monodon)adalah 30 g/kg pakan.
Kata kunci: Udang windu (Penaeus monodon), anggur laut (Caulerpa lentillifera), pakan dan kelangsungan hidup.
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMANFAATAN TEPUNG ANGGUR LAUT (CAULERPA LENTILLIFERA) DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN BANDENG (CHANOS-CHANOS) (Nadri Solin, 2019)
PENAMBAHAN TEPUNG CANGKANG TELUR PADA PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) (ISRA SAFRIANI, 2018)
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG INDIGOFER SP. PADA PAKAN UNTUK PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) (LIDIA, 2022)
PENAMBAHAN TEPUNG KROKOT (PORTULACA OLERACEA L.) DAN MANNANOLIGOSAKARIDA (MOS) DALAM PAKAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERTUMBUHAN PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) (Cut Widya Aprilia, 2023)
PENGARUH PENAMBAHAN ANGGUR LAUT (CAULERPA LENTILLIFERA) DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA SALIN(OREOCHROMIS NILOTICUS LINN) (Zulfikar, 2019)