PENILAIAN CITA RASA YOGURT SUSU SAPI SEGAR DENGAN MENGUNAKAN KOMBINASI STARTER KOMERSIL Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

PENILAIAN CITA RASA YOGURT SUSU SAPI SEGAR DENGAN MENGUNAKAN KOMBINASI STARTER KOMERSIL Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus


Pengarang

suardi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005004010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Budidaya Peternakan (D3) / PDDIKTI : 54433

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.088 42

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENILAIAN CITA RASA YOGURT SUSU SAPI SEGAR DENGAN
MENGUNAKAN KOMBINASI STARTER KOMERSIL
Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus
ABSTRAK
Suatu penelitian “penilaian cita rasa yogurt susu sapi pasteurisasi dengan
menggunakan kombinasi starter komersil” telah dilakukan dilaboratorium Teknologi
Pengolahan Susu Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh,
sejak tangal 15-30 Oktober 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian cita
rasa yogurt susu sapi pasteurisasi dengan menggunakan starter komersil. Penelitian ini
terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan, yaitu A (2% L.bulgaricus + 3%
S.thermophillus), B (3% L.bulgaricus + 2 % S.thermophillus), C (1.5% L.bulgaricus +
3.5% S.thermophillus), dan D (3.5% L.bulgaricus + 1.5% S.thermophillus). Parameter
yang diukur adalah keasaman (pH), uji organoleptik terhadap warna, aroma, kekentalan,
dan rasa yogurt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi perbandingan starter
komersil pada penilaian cita rasa yogurt diperoleh bahwa perlakuan B menunjukan nilai
rataan hedonik tertinggi yaitu (biasa) dan nilai terendah terdapat pada perlakuan C (agak
tidak suka), aroma tertinggi pada perlakuan A (agak suka) terendah pada perlakuan B
(biasa), warna tertinggi pada perlakuan C (agak suka) terendah pada perlakuan B (biasa)
dan kekentalan tertinggi pada perlakuan B 4.16 (biasa) terendah pada perlakuan A 3.69
(biasa). Sedangkan tingkat keasaman (pH) yang paling tinggi terdapat pada perlakuan B
yaitu 3.93 dan nilai pH yang rendah terdapat pada perlakuan D yaitu 3.83.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK