Kualitas Belajar Siswa Setelah Pelaksanaan Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Kualitas Belajar Siswa Setelah Pelaksanaan Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue


Pengarang

Darmili - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106101130027

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.15

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata Kunci: Kualitas Belajar Siswa, Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS).

Penelitian ini mengkaji tentang: Kualitas Belajar Siswa setelah Pelaksanaan Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue. Rumusan masalah: (1) Bagaimana kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue? dan (2) Bagaimana prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) ? Tujuan penelitian ini: (1) Untuk mengetahui kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue dan (2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MIN Baturalang Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 orang guru dan 15 orang siswa, yaitu kelas IV 5 orang, V 5 orang, dan VI 5 orang yang diambil secara purposive sampling (sampel bertujuan). Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan instrumen wawancara, dan setelah data terkumpul melalui wawancara langsung dengan informan, selanjutnya data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian: (1) Kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) sudah sesuai dengan standar gizi yang disyaratkan oleh pemerintah dan (2) Prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) terdapat perbedaan yang sangat signifikan. Simpulan: (1) Kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) sudah sangat baik sesuai dengan standar gizi yang disyaratkan oleh pemerintah dan bahan kudapannya juga berasal dari pangan lokal setempat dan (2) Prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) sebelum pemberian kudapan sangat rendah atau kurang, akan tetapi setelah pemberian kudapan prestasi mereka menjadi semakin meningkat dan semangat belajar mereka juga mencapai peningkatan yang optimal. Saran: (1) Diharapkan kepada pemerintah agar dapat meneruskan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) ini dalam rangka upaya meningkatkan ketahanan fisik, gizi, dan kualitas peserta didik di masa yang akan datang dan (2) Diharapkan kepada pihak sekolah agar dapat menyediakan kudapan yang sesuai dengan standar gizi, sehingga prestasi belajar peserta didik menjadi semakin meningkat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK