IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN LAPANGAN PANAS BUMI JABOI, SABANG BERDASARKAN INTERPRETASI DATA KUANTITATIF ANOMALI GRAVITASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN LAPANGAN PANAS BUMI JABOI, SABANG BERDASARKAN INTERPRETASI DATA KUANTITATIF ANOMALI GRAVITASI


Pengarang

JUNIA ERISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304107010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

550

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian untuk mengidentifikasikan struktur lapangan panas bumi telah dilakukan didaerah Jaboi, Sabang dengan menggunakan metode gravitasi. Nilai percepatan gravitasi daerah penelitian diukur dengan menggunakan instrument Gravitimeter Autograv CG-5 scintrex dengan luas daerah penelitian 1000 x 2000 meter dan desain lapangan berbentuk grid. Jumlah titik pengukuran 42 titik termasuk 1 titik base station dengan spasi antar titik 250 meter. Data anomali percepatan gravitasi yang telah dikoreksi dilakukan pemisahan anomali Regional dan anomali Residual. Selanjutnya anomali Residual dimodelkan dengan menggunakan Software Grav2DC. Pemodelan struktur bawah permukaan dilakukan dengan penarikan dua lintasan pada kontur anomali residual yaitu lintasan A-A’ dan B-B’. Model lintasan A-A’ dan B-B’ diperoleh kedalaman hingga 1000 meter dari permukaan. Dari hasil pemodelan diperoleh empat jenis litologi batuan yang sama pada lintasan A-A’ dan B-B’. Lapisan pertama diduga Breksi tufa terubah (?=1.14 gr/cm3 dan ?=1.07 gr/cm3), lapisan kedua Andesit terubah (?=2.34 gr/cm3), lapisan ketiga Breksi vulkanik sisipan tufa terubah (?=2.12 gr/cm3) dan lapisan keempat Andesit basaltis (?=2.56 gr/cm3). Hasil pemodelan juga didapatkan dua stuktur patahan normal yaitu patahan Leumo matee berarah Barat laut-Tenggara dan patahan Ceunohot berarah Barat daya-Timur. Kedua patahan ini diprediksi sebagai pengontrol sistem panas bumi di Jaboi, Sabang.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK