<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="34852">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN PERANCANGAN BENDUNG DAERAH IRIGASI BLANG KUMOT KABUPATEN PIDIE PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAFIRA ATIKAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bendung adalah bangunan melintang sungai yang berfungsi mempertinggi elevasi air sungai dan membelokkan air agar dapat mengalir ke saluran dan masuk ke sawah untuk keperluan irigasi. Dinas Pengairan Aceh telah membangun konstruksi bendung yang awalnya merupakan konstruksi tanggap darurat sehingga tidak memiliki DED. Tujuan dari   perancangan   ini   adalah untuk merancang bangunan Bendung Daerah Irigasi Blang Kumot. Manfaat perancangan ini adalah memberikan informasi desain bendung yang dapat digunakan untuk mengetahui analisis di daerah irigasi Blang Kumot. Tugas akhir ini dikhususkan untuk menganalisis hidrologi, hidraulis bendung, stabilitas serta desain konstruksinya. Data yang dibutuhkan untuk perancangan ini adalah data sekunder, meliputi peta topografi, peta situasi site bendung, data curah hujan, data geologi, dan data luas daerah irigasi. Dari hasil analisis hidrologi didapatkan debit banjir rancangan Q100 adalah 542,577 m3/dt.. Elevasi mercu bendung (HL) yang didapatkan adalah +65,28 m, lebih besar dari elevasi muka air sebelum pembendungan (UWLawal) yaitu +63,53, sehingga digunakan jenis mercu Ogee tipe IV. Muka air banjir pada perencanaan terdahulu adalah +65,54 m, sedangkan pada elevasi muka air banjir yang dihitung menghasilkan +67,31. Berdasarkan nilai Froude yang dihitung sebesar 6,253 (Fr &gt; 4,5), maka jenis kolam olak yang didapatkan adalah USBR tipe III dengan panjang 22,12 m pada elevasi +58,10. Pada perencanaan terdahulu, bendung tidak memiliki konstruksi kantong lumpur, sedangkan dari perhitungan didapatkan kantong lumpur dengan panjang 77 m dan lebar 3,6 m. Pada bangunan pengambilan diperlukan 2 bukaan dengan lebar masing-masing 1,1 m dan satu pilar dengan lebar 0,8 m. Pada bangunan penguras diperlukan 2 bukaan dengan lebar masing-masing 1 m dan satu pilar dengan lebar 1 m. Pada bangunan pembilas diperlukan 2 bukaan dengan lebar masing-masing 1 m dan satu pilar dengan lebar 0,8 m. Tulangan utama yang diberikan pada tubuh bendung adalah ø12-150, dan pada lantai depan adalah ø14-150.</note>
 <subject authority="">
  <topic>IRRIGATION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.52</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>34852</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-05 14:46:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-03-13 12:48:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>