<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="34812">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN SANKSI ADAT TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Hidayat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Muhammad Hidayat, PENERAPAN SANKSI ADAT TERHADAP&#13;
2017 TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN&#13;
(Suatu Penelitian Di Kabupaten Pidie)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(vi,59)., pp., bibl&#13;
(Rizanizarli, S.H., M.H.)&#13;
Pasal 13 Qanun No.9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan&#13;
Adat Istiadat, menyebutkan terdapat beberapa persengketaan yang dapat&#13;
diselesaikan secara adat, salah satunya adalah penganiayaan ringan. Namun dalam&#13;
kenyataannya, yang terjadi di Kabupaten Pidie belum sepenuhnya sesuai dengan&#13;
aturan yang mengaturnya yaitu Pergub Aceh No.60 Tahun 2013 Tentang&#13;
Pelaksanaan Penyelesaian Sengketa/Perselisihan Adat dan Istiadat.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan proses penyelesaian tindak&#13;
pidana penganiayaan ringan melalui peradilan adat, menjelaskan bentuk sanksi&#13;
adat yang diterapkan terhadap tindak pidana penganiayaan ringan, serta&#13;
menjelaskan hambatan dan upaya peradilan adat terhadap penyelesaian tindak&#13;
pidana penganiayaan ringan.&#13;
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi dilakukan penelitian&#13;
kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk mendapatkan&#13;
data sekunder yang diperoleh dari buku-buku, doktrin, jurnal hukum, dan&#13;
peraturan undang-undang yang berlaku, sedangkan penelitian lapangan untuk&#13;
mendapatkan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan responden&#13;
maupun informan.&#13;
Hasil dari penelitian lapangan didapatkan bahwa proses penyelesaian secara&#13;
adat terhadap tindak pidana penganiayaan ringan belum sepenuhnya sesuai&#13;
dengan aturan yang mengaturnya dikarenakan terpengaruh masalah&#13;
pribadi/konflik kepentingan antara Keuchik/Tuha peut dengan korban/pelaku.&#13;
Bentuk sanksi adat yang diterapkan terhadap tindak pidana penganiayaan ringan&#13;
yaitu Nasehat, Teguran, Ganti kerugian, dan Sayam. Hambatan peradilan adat&#13;
terhadap penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan adalah peradilan adat&#13;
yang kurang profesional, pendekatan yang sulit, kurangnya pemahaman&#13;
masyarakat terhadap hukum adat dan peradilan adat. Adapun upayanya yaitu&#13;
pelatihan peradilan adat, pendekatan yang dilakukan berulang kali, sosialisasi&#13;
hukum adat dan peradilan adat terhadap masyarakat.&#13;
Disarankan kepada Pemerintah terkait agar membuat Lembaga Pengawas&#13;
Peradilan Adat Aceh yang dapat memantau dan mengawasi Peradilan Adat serta&#13;
dapat menerima laporan pengaduan dari masyarakat jika ada Peradilan Adat yang&#13;
sewenang-wenang, berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang&#13;
hukum adat dan peradilan adat, dan perlu di sosialisasikan Pergub ini agar&#13;
masyarakat dapat memahami mekanisme penyelesaian secara adat.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CUSTOMARY LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HUMAN RIGHTS - LAW OF NATIONS</topic>
 </subject>
 <classification>340.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>34812</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-05 10:46:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-03-09 11:38:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>