HUBUNGAN ANTARA DERAJAT FATIQUE DENGAN KADAR HEMOGLOBIN, SERUM IRON DAN TOTAL IRON BINDING CAPACITY PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN ANTARA DERAJAT FATIQUE DENGAN KADAR HEMOGLOBIN, SERUM IRON DAN TOTAL IRON BINDING CAPACITY PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

dr. Nadhira Hanifa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107601020030

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidkan Dokter Spesialis-I Ilmu Penyakit Dalam., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.461 059

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT FATIQUE DENGAN KADAR
HEMOGLOBIN, SERUM IRON DAN TOTAL IRON BINDING
CAPACITY PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI
RSUDZA BANDA ACEH
Latar belakang
Fatique syndrome merupakan gejala yang sangat umum dijumpai pada pasien
yang menjalani hemodialis rutin sehingga menurunkan kualitas hidup pasien, dan
sering kali tidak terdiagnosa. Salah satu faktor etiologi penyebab fatique syndrom
adalah kadar Hb dan status besi yang rendah. Penatalaksanaan anemia dan status
besi yang tepat dapat memperbaiki fatique dan kualitas hidup pasien yang
menjalani hemodialisis rutin.
Tujuan
Untuk mengetahui hubungan antara derajat fatique dengan kadar hemoglobin,
serum iron dan total iron binding capacity pada pasien yang menjalani
hemodialisis rutin.
Bahan dan Cara
Penetilian ini bersifat potong lintang, deskriptif analitik. Penelitian dilakukan di
ruang hemodiasis terhadap 30 orang pasien CKD yang menjala ni hemodialisis
rutin dari bulan Maret 2017 sampai dengan Mei 2017. Derajat fatique di nilai
berdasarkan fatique assessment scale (FAS) dan di hubungkan dengan kadar
hemoglobin, serum iron dan total binding capacity pasien.
Hasil
Total sampel 30 pasien terbagi dalam yang mengalami fatique derajat ringan 5
orang, derajat sedang 14 orang, derajat berat 7 orang, derajat sangat berat 4
orang. Berdasarkan uji korelasi Spearman didapatkan hubungan antara FAS
dengan Hb dengan p= 0,845 dan nilai korelasi (r) -0,038, hubungan FAS dengan
kadar besi dalam serum dengan p = 0,479 dan nilai korelasi (r) 0,137., hubungan
FAS dengan TIBC didapatkan p= 0,156 dan nilai korelasi (r) -0,270.
Kesimpulan
Tidak ada hubungan yang signifikan antara derajat fatique dengan kadar
hemoglobin, tidak ada hubungan yang signifikan antara derajat fatique dengan
kadar serum iron (SI) , tidak ada hubungan yang signifikan antara derajat fatique
dengan kadar total iron binding capacity (TIBC). Hal ini menunjukkan bahwa
derajat fatique yang dialami oleh pasien yang menjalani hemodialisa tidak
dipengaruhi oleh kadar Hb, kadar serum iron, maupun kadar TIBC.
Keyword : Fatique syndrome, Hemodialisis, Serum Iron (SI), Total Iron Binding
Capacity (TIBC).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK