ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI MASSA BATUAN DI LERENG BEKAS PENAMBANGAN PT LHOONG SETIA MINING, LHOONG, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI MASSA BATUAN DI LERENG BEKAS PENAMBANGAN PT LHOONG SETIA MINING, LHOONG, ACEH BESAR


Pengarang

Rijal Askari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304108010017

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

622.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lereng merupakan bagian dari permukaan bumi yang memiliki sudut kemiringan terhadap bidang horizontal. Berdasarkan survey pendahuluan yang telah dilakukan pada lereng PT Lhoong Setia Mining, Aceh Besar bahwa adanya bekas longsoran yang terdapat pada beberapa lereng. Hal ini dikarenakan tidak adanya monitoring yang dilakukan secara berkala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi longsoran yang terjadi berdasarkan analisis kinematik serta mengetahui nilai bobot dari klasifikasi massa batuan Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR) yang ada pada lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Scanline (analisis kinematik) dengan panjang 50 meter serta metode Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR). Pengumpulan data berupa data geometri lereng dan data struktur kekar yang ada pada lereng lokasi penelitian. Hasil analisis kinematik pada lokasi penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis longsoran yang berpotensi terjadi, diantaranya longsoran baji (perpotongan joint set 1 dan joint set 3), longsoran baji (perpotongan joint set 2 dan joint set 4), longsoran bidang (joint set 6) dan longsoran guling (joint set 5). Hasil Rock Mass Rating (RMR) yang diperoleh pada lokasi penelitian sebesar 73,10. Hasil Slope Mass Rating (SMR) yang diperoleh dari 4 jenis longsoran yang ada pada lokasi penelitian berada pada kisaran nilai 61-80. Simpulan dari penelitian ini bahwa nilai Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR) pada lokasi penelitian dapat diklasifikasikan ke dalam kelas II (baik) namun lereng tersebut berpotensi terjadi longsor berdasarkan analisis kinematik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK