<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3475">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuna dernisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata kunci :  Model pembelajaran, Two Stay Two Stray (TSTS), hidrokarbon, aktivitas siswa, hasil belajar, tanggapan siswa&#13;
Telah dilakukan penelitian yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Hidrokarbon Kelas X di SMAN 12 Banda Aceh”. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X SMAN 12 Banda Aceh. Adapun yang menjadi sampel siswa kelas X-2 yang berjumlah 28 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X-4 yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk melihat aktivitas siswa, instrumen tes berupa pilihan ganda sebanyak 17 soal, dan angket untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan model TSTS dalam proses belajar mengajar pada materi hidrokarbon. Hasil yang diperoleh diolah dengan menggunakan persentase sebagai berikut. Aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar pada kelas kontrol 61,5% dan kelas eksperimen dengan model TSTS 74,5%. Ketuntasan hasil belajar siswa kelas kontrol 70% dan kelas eksperimen setelah penerapan model TSTS 82%. Tanggapan positif siswa kelas kontrol 60% dan tanggapan negatif 40%. Untuk kelas eksperimen setelah penerapan model TSTS diperoleh tanggapan positif 74% dan tanggapan negatif 26%.  Untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dilakukan analisis dengan statistik uji t. Namun sebelumnya dilakukan uji Homogenitas dengan statistik uji F dan uji Normalitas dengan statistik Lilliefors. Dari data hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh thit 2,31 dan ttab 2,00 pada taraf signifikan 5%, sehingga thit ? ttab. Dengan demikian hasil analisis dapat disimpulkan ada perbedaan hasil belajar setelah penerapan model TSTS dalam proses belajar mengajar pada materi hidokarbon. Maka disarankan dapat dilakukan penelitian lanjutan dengan penerapan model TSTS untuk materi lainnya.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEARNING OUTCOMES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TYPE</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3475</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-01-16 15:00:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-03 15:42:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>