Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKSISTENSI TRADISI MEUROH DI GAMPONG ALUE TRIENGGADENG KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA
Pengarang
Khairil Anwar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1106102030028
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIDKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
340.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: eksistensi, tradisi, meuroh,
Penelitian dengan judul “Eksistensi Tradisi Meuroh di Gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya”, dalam hal ini mengangkat masalah bagaimana eksistensi tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya dan bagaimana melestarikan tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan eksitensi tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya, dan untuk mendeskripsikan pelestarian tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik analisis data ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Lokasi di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya. Sumber data dalam penelitian ini adalah perangkat gampong Tuha Peut, ibu PKK serta buku-buku dan foto-foto yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meuroh merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat adat di Aceh mengundang saudara untuk hadir pada suatu acara, seperti acara perkawinan maupun khitanan. Eksistensi tradisi meuroh sudah dikenal oleh masyarakat gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya jauh sebelum Indonesia merdeka dan sampai sekarang tradisi meuroh sangat melekat dalam kehidupan masyarakat gampong Alue Trienggadeng. Hal ini terbukti bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini, seiring dengan kemajuan teknologi pada zaman modern ini, tradisi meuroh mulai ditingkatkan oleh sebagian masyarakat di gampong Alue Trienggadeng, dan cara melestarikan tradisi meuroh di gampong Alue Triengadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya adalah (1) dalam setiap acara di gampong Alue Trienggadeng mewajibkan kepada seluruh warganya menggunakan meuroh, (2) memberi arahan atau penjelasan kepada masyarakat agar menghormati adat istiadat yang telah berjalan sejak nenek moyang sampai sekarang, (3) memberi penjelasan dan makna meuroh dan (4) menerapkan sanksi sosial seperti tidak menghadiri acara perkawinan dan khitanan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP UNDANG-UNDANG NO 6 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DESA DI GAMPONG LADANG TUHA 1 KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ABDYA (Herizal Fajri, 2017)
DAMPAK PEMEKARAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (said razi sandika, 2018)
POPULASI UDANG DI KAWASAN MANGROVE KUALA KEUDE KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Safrina, 2015)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ORGANISASI PERSATUAN TARBIYAH ISLAMIYAH (PERTI) DAN MUHAMMADIYAH DI KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (SRI HANDAYANI, 2019)
INVENTARISASI SPESIES TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI KECAMATAN LEMBAH SABIL, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Hilda Ridhayana.NR, 2026)