STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT HOME INDUSTRY SEKTOR PERIKANAN PASCA BENCANA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT HOME INDUSTRY SEKTOR PERIKANAN PASCA BENCANA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Yulia Hastuti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200140076

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.34

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Usaha pengolahan hasil perikanan yang berdomisili di wilayah pesisir Kota Banda Aceh merupakan salah satu usaha yang terkena dampak bencana tsunami pada tahun 2004. Bantuan program pemberdayaan yang diberikan oleh pemerintah maupun peran lembaga pembiayaan khususnya dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah masih berfokus pada permodalan dengan fasilitas kredit/pinjaman, selain juga mendapatkan pembinaan personal dan pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bantuan program pemberdayaan masyarakat home industry terhadap keberhasilan usaha pengolahan hasil perikanan dan memformulasikan strategi pemberdayaan masyarakat home industry sektor perikanan pasca bencana tsunami di Kota Banda Aceh dengan menggunakan matrik SWOT dan QSPM berdasarkan matrik EFE dan matrik IFE. Jenis penelitian ini termasuk penelitian survey deskriptif dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, FGD, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan program bantuan pemberdayaan masyarakat home industry pasca bencana tsunami berdasarkan parameter input, proses dan output tergolong cukup efektif. Efektivitas masing-masing skor adalah Bantuan Dinas Perikanan (BDP) 76,44%, Bantuan Lembaga Pembiayaan (BLP) 72,02%, serta Bantuan Dinas Perikanan dan Lembaga Pembiayaan (BDPLP) 71.73%. Sementara skor tertimbang matrik EFE sebesar 2,71 dan skor matrik IFE sebesar 2,61. Dari kedua titik tersebut didapatkan posisi bantuan program pemberdayaan masyarakat home industry pada matriks IE berada pada cell V yaitu hold and maintain. Strategi yang menjadi prioritas utama berdasarkan matriks QSPM adalah mengevalusi program dan bantuan dalam pengembangan diversifikasi usaha pengolahan ikan.


Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, bencana, home industry, EFE, IFE,
SWOT, QSPM

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK